Menu

Mode Gelap
Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

LUWU TIMUR

Kunjungi Desa Seberang Danau, Bupati : Masyarakat Kreatif

badge-check


					Kunjungi Desa Seberang Danau, Bupati : Masyarakat Kreatif Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Meski pandemi Covid-19 masih melanda, Bupati Luwu Timur, H. Budiman berharap masyarakat tetap produktif utamanya para pelaku UMKM. Saat melakukan kunjungan kerja di Desa Nuha Kecamatan Nuha tepatnya di seberang Danau Matano, Bupati menyempatkan melihat langsung kreativitas masyarakat mengelola tanaman Teduhu menjadi produk yang bernilai guna.

Hasil kerajinan tangan berupa anyaman dari daun Teduhu ini sangat menarik. Produk-produk yang diciptakan masyarakat itu justru kembali membangkitkan budaya nenek moyang dan tentu akan menarik minat masyarakat pembeli karena produk semacam ini termasuk langka. Selain bahannya alami, produk turunan dari anyaman juga sangat banyak, semisal tikar, keranjang, tas, tempat tissu, topi, Bosara, Sandal dan lain-lain.
 
Baca Juga :
https://timur-online.com/bupati-dan-kapolres-pantau-vaksinasi-di-desa-pongkeru/
 
Demikian diungkapkan Bupati Luwu Timur, H. Budiman, saat berkunjung ke Desa Nuha, Kecamatan Nuha, Minggu (19/12/2021), untuk melihat langsung kreativitas masyarakat tersebut. Ia berharap produk UMKM Anyaman Teduhu ini harus terus bergerak dan terus berkarya untuk menghasilkan berbagai macam produk.
 
Lebih lanjut Budiman mengatakan, walaupun hasil kerajinan tangan itu dilakukan secara manual dan memakan waktu yang lama, akan tetapi hal itu tidak menjadi hambatan atau halangan berarti bagi masyarakat untuk terus berkreativitas.
 
” Kreativitas masyarakat harus diberi apresiasi yang tinggi, sehingga masyarakat semakin rajin untuk bekerja, dan imbasnya dapat menambah penghasilan bagi keluarga,” ujarnya.
 
Di samping itu, melihat kenyataan bahwa kerajinan tangan berupa anyaman itu masih menjadi pekerjaan ibu-ibu, Budiman meminta kepada orang tua yang memahami dan mengerti tentang anyaman, agar mengajarkan keterampilan yang dimilikinya kepada anak-anak selaku generasi pelanjut.
 
“Berikan ilmu itu kepada anak-anak, agar kelak di kemudian hari mereka bisa meneruskan kreativitas ini, sehingga kreativitas itu terus berkelanjutan dari generasi ke generasi dan tidak mati, dihantam zaman,” katanya.
 
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya mendorong peningkatan kualitas karya (produk kerajinan) dan kemandirian pengrajin. Salah satunya dengan rutin mengikutkan pameran produk Anyaman Teduhu ini disetiap even. Meski demikian, produk ini masih membutuhkan sentuhan agar anyaman yang dihasilkan menjadi lebih menarik lagi.
 
Turut mendampingi Bupati, Kadis PUPR, Sahmuddin, Kadis Pendidikan, La Besse, Camat Nuha, Aswan Azis Kabag Prokopim, Muhammad Rizki Alamsyah Kepala Desa Nuha, Padaro. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM