Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

KABAR PEMDA

Kelompok Tani se Desa Balirejo Kecamatan Angkona Lakukan Pembasmian Hama Tikus

badge-check

Kelompok Tani se Desa Balirejo Kecamatan Angkona Lakukan Pembasmian Hama Tikus Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Kelompok Tani di Desa Balirejo Kecamatan Angkona bekerjasama dengan Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur yang difasilitasi oleh aparat Desa Balirejo melakukan kegiatan pembasmian hama tikus (Gropyokan), Senin (24/10/2022).

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur diwakili oleh Supervisor Penyuluh Pertanian, serta melibatkan Koordinator BPP Angkona, Petugas OPT Kecamatan Angkona, PPL Wibi Balirejo, Kepala Desa dan Aparat Desa Balirejo, Aparat TNI Babinsa Desa Balirejo, Pengurus dan Anggota Kelompok Tani Tunas Muda, Harapan Baru, Karya Mandiri, Karya Bakti, Karya Bakti II, Sari Laksana serta Dihadiri Pimpinan Syngenta cabang Luwu Timur.

Baca Juga:
Atlet Karate Lutim Persembahkan Dua Medali Emas, Renang Sumbang Perak, Senam Dapat Perunggu

Kegiatan ini dimulai dari Pukul 8.00 s/d Pukul 11.00 Wita lalu dilanjutkan lagi pukul 15.00 s/d pukul 17.00. Alhasil, diperkirakan sekitar 300 ekor anak dan induk Tikus berhasil dimusnahkan.

Enos Lamba Tandidatu, Supervisor Penyuluhan Pertanian yang mewakili Kadis pertanian dan Ketahanan pangan Kabupaten Luwu Timur mengungkapkan bahwa, tujuan dari pembasmian hama tikus ini adalah untuk melindungi tanaman padi para petani yang ada di Desa Balirejo.

“Jika kita tidak lakukan pembasmian hama tikus ini, maka bisa mengakibatkan kerugian besar bagi petani, karena 1 induk tikus bisa berkembang biak sampai 2.100 ekor dalam satu tahun,” tandas Enos. (ikp-humas/kominfo-sp)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL