Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Karena Corona, Objek Wisata Pantai Ide Ditutup ?

badge-check

Pantai Ide Sorowako Perbesar

Pantai Ide Sorowako

Laporan : Rs

Editor : Rd

Pantai Ide Sorowako

 

LUWU TIMUR,Timuronline – Kasus virus Corona di Indonesia terus berdampak terhadap pembangunan di daerah. Kebijakan beberapa daerah untuk menutup fasilitas-fasilitas publik untuk sementara, membuat pengaruh yang signifikan terhadap peredaran uang.

Di Kabupaten Luwu Timur sendiri, fasilitas-fasilitas atau objek-objek publik seperti objek wisata pun akan mandapat imbasnya. Salah satunya, Pantai Ide yang terletak di Danau Matano, Sorowako.

Senior manager Comunicatioan PT. Vale Indonesia, Bayu Aji mengungkapkan pihaknya telah menutup fasilitas-fasilitas olahraga seperti Lapangan Golf, Lapangan Futsal, Lapangan tenis serta fasilitas lainnya untuk menghindari penyebaran virus covid-19 ini.

” Khusus Pantai Ide, memang betul, objek wisata ini masuk dalam wilayah PT. Vale Indonesia, namun demikian perlu koordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah terkait penutupan. Karena memang objek wisata yang satu ini tiap hari terkhusus saat akhir pekan , selalu dipadati oleh pengunjung, baik itu wisatawan dalam daerah maupun dari luar, Nah konsentrasi massa ada disitu, ini yang rawan terjadinya penularan covid-19 ini,” Terang Bayu, Rabu (18/03/2020)

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Parbudmudora), H.Hamris Darwis mengungkapkan objek-objek wisata di Luwu Timur sebaiknya ditutup sementara waktu.

” Kemarin waktu rapat pembentukan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19, sempat disingung soal objek wisata. Hanya saja, rencana memang akan dibatasi pengunjung yang masuk. Tapi setelah saya fikir, lebih baik sekalian tutup saja. Karena kalau hanya dibatasi, saya yakin tidak akan mampu kita lakukan pengawasan terhadap orang-orang yang masuk. Jadi yah, mending tutup saja sementara waktu,” Tegasnya.

Namun demikian, Hamris menghimbau kepada warga Luwu Timur yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan dengan berekreasi, agar ditunda dulu dilain waktu. (Red)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM