Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

KABAR PEMDA

Kadis Kominfo-SP : Desa Cantik Merupakan Program Yang Sangat Menarik

badge-check


					Kadis Kominfo-SP : Desa Cantik Merupakan Program Yang Sangat Menarik Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) merupakan program pemerintah pusat yang menurutnya sangat menarik karena nantinya data berbasis di desa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Luwu Timur, Drs. H. Hamris Darwis, saat menghadiri Pencanangan Desa Mandiri sebagai Desa Cantik Tahun 2022, di Aula Kantor desa tersebut, Rabu (07/09/2022).

“Kita tau bersama bahwa selama ini data itu banyak yang memproduksinya, banyak orang yang mengambil data di satu sumber yang sama tetapi hasilnya akan berbeda. Tetapi jika desa sendiri sudah punya basis data yang bagus, dan semua orang mengambil data dari situ, akhirnya ke kisruhan data tidak ada lagi,” ujar Kadis Kominfo-SP menambahkan.

Baca Juga:
UPTD PKM Mangkutana Rutin Gelar Kegiatan Prolanis Setiap Bulan

Satu Data ini, lanjut Hamris, secara nasional kita kenal dengan program Satu Data Indonesia (SDI) sesuai dengan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, dan itu ditindaklanjuti oleh Pemerintah daerah dengan membentuk Forum Satu Data Indonesia dan Walidata.

“Forum satu data Indonesia kalau di Kabupaten Luwu Timur dalam bentuk Peraturan Bupati Nomor 213 Tahun 2019, yang intinya bagaimana menindaklanjuti program nasional Indonesia dengan membentuk forum tersebut,” jelas Hamris Darwis.

Terakhir, mantan Kadis Pariwisata ini menjelasskan bedanya forum satu data dengan walidata. Forum satu data, kata Hamris, gunanya dimana orang berkoordinasi untuk membicarakan persoalan satu data. Sementara Walidata adalah bertugas untuk mengumpulkan data.

“Walidata itu ada di Kominfo, sementara Forum Satu Data Indonesia ada di Bappelitbangda Kabupaten Luwu Timur. Walidata itu, kita bekerjasama dengan teman-teman BPS untuk sama-sama menjadi produsen data. Sehingga menurut saya, semakin banyak desa menjadi “Desa Cantik” maka akan semkin bagus buat daerah,” tandas Kepala Dinas Kominfo-SP.

Pencanangan Desa Cinta Statistik ini dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum, Ir. Nursih Haerani yang ditandai dengan Penandatanganan MoU antara Badan Pusat Statistik, Pemkab Lutim dan Pemdes Mandiri, dan Penyerahan Piagam Pencanangan oleh Asisten Administrasi Umum kepada Kades Mandiri, Bambang Suprianto. (rhj/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM