Menu

Mode Gelap
Investasi untuk Masa Depan Bangsa: Kolaborasi Penguatan Pendidikan Tinggi di Sorowako Sertijab Enam Pejabat Jajaran Polres Lutim, Kapolres : Ini Regenerasi Sinergi TNI dan Industri untuk Hilirisasi Berkelanjutan: Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Progres Proyek Strategis Nasional PT Vale di Pomalaa PT. CLM Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat Warisan Hijau untuk Dunia: PT Vale Indonesia Lakukan Penanaman Pohon Serentak sebagai Komitmen Global Terhadap Iklim dan Keberlanjutan Hasil Persis Solo vs PSM Makassar, Pasukan Ramang Menang Dramatis

LUWU TIMUR

Kades Baruga : Pembangunan Karakter Dulu, Fisik Belakangan

badge-check


					Roy Mursyam ( Foto : Facebook ) Perbesar

Roy Mursyam ( Foto : Facebook )

Laporan : Rd

Roy Mursyam ( Foto : Facebook )

LUWU TIMUR,Timuronline – Jika dibeberapa wilayah atau desa, seorang Kepala Desa (Kades) ramai-ramai membangun desa dengan pembangunan fisik seperti jalan, bangunan fasilitas publik dan lain-lainnya, di desa yang satu ini agak berbeda.

Desa Baruga namanya. Desa yang berada di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur ini mungkin jarang kita temui adanya pembangunan fisik. Bukan tanpa alasan, Sang Kades bernama Roy Mursyam justru ingin membangun desa dimulai dari membangun karakter masyarakatnya, fisiknya belakangan.

” Pada era reformasi di negeri kita sekarang ini banyak sekali dijumpai perilaku masyarakat yang terasa menyimpang dari norma-norma tradisi yang menggambarkan kepatutan sosial. Ada yang menganggapnya sebagai konsekuensi logis reformasi, ada juga yang mengangap sebagai fenomena reformasi yang kebablasan. Bagi saya, karakter atau sifat masyarakat kita perlu diubah, yang tadinya agak menyimpang, kita arahkan ke hal-hal yang positif,” Ungkap Roy, saat ditemui pewarta Timuronline, Selasa (08/10/19) saat menghadiri acara aqiqa salah seorang warganya.

Roy melanjutkan, fenomena-fenomena menyimpang masyarakat terkadang menjadi bumerang bagi pemerintah dalam membangun daerah.

” Contoh salah satunya, di desa saya Desa Baruga, beberapa masyarakatnya kerap mengkomsumsi minuman keras dan hal itu telah berdampak pada meninggalnya dua orang warga kami. Nah, dari situ, kami aparat desa bekerjasama dengan BPD, tak hentinya mengingatkan kepada masyarakat akan bahaya miras, kita datangi satu persatu rumah mereka dan memberikan mereka pemahaman. Alhamdulilah, seiring waktu sudah ada perubahan. Sisa yang lain-lain, seperti kenakalan remaja dan sebagainya. Semuanya akan kita ubah kearah yang lebih positif. Kalau pembangunan fisik itu, ada sih tapi tidak sepenting dengan pembangunan karakter masyarakat kita. Yah belakangan saja. Kalau semuanya sudah sejalan dan sesuai harapan kita bersama, yuk kita bangun kampung kita,” Tutupnya. (Redaksi)

Lainnya

Sertijab Enam Pejabat Jajaran Polres Lutim, Kapolres : Ini Regenerasi

4 Desember 2025 - 19:54 WITA

PT. CLM Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat

1 Desember 2025 - 20:04 WITA

Yuk Nobar, Persis Solo vs PSM Makassar Malam ini di Warkop Brother, Ada Doorprizex

29 November 2025 - 10:18 WITA

Pagar SDN 209 Mantaipi Tawakua Ambruk

27 November 2025 - 13:04 WITA

101,2 Gram Sabu Dimusnahkan Kejari Lutim, Juga Berbagai BB Lainnya

26 November 2025 - 15:26 WITA

Trending KRIMINAL