Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

Jayadi Nas : Mari Bergandengan Tangan Sukseskan Pencegahan Stunting

badge-check


					Jayadi Nas : Mari Bergandengan Tangan Sukseskan Pencegahan Stunting Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas memimpin secara langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Luwu Timur, yang berlangsung di Aula Rujab Bupati, Kamis (26/09/2024) malam.

Rakor tersebut dihadiri Asisten Penerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika, para kepala OPD, kepala puskesmas se-Kab. Luwu Timur, Satgas Stunting, dan seluruh pejabat yang termasuk dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting Lutim.

Diawal rapat tersebut, Pjs. Bupati Jayadi Nas ingin mengetahui secara langsung kondisi riil penanganan stunting di Lutim dan apa saja input output dan outcome atau tingkat hasil yang telah dilakukan. Kemudian apa saja yang menjadi kendala pada penanganannya selama ini.

“Terkait pemberian makanan tambahan bagi balita, saya meminta agar setiap waktu dipantau bobot berat badan balita setiap kali setelah diberikan bantuan makanan tambahan diposyandu. Hal tersebut bertujuan agar diketahui secara pasti manfaat tumbuh kembang balita dari pemberian bantuan makanan tambaha,” ujar Jayadi Nas.

Setiap OPD, lanjutnya, yang memiliki anggaran penanganan stunting akan Ia minta untuk dijelaskan laporan sumber dana dan realisasi anggaran tersebut dilapangan dan siapa saja sasaran programnya.

Pjs. Bupati juga menghimbau agar dinas-dinas terkait tidak mengeluarkan anggaran yang dikhususkan untuk penanganan stunting untuk membiayai kegiatan pelatihan-pelatihan diluar pemenuhan gizi anak dan remaja di lapangan.

Beliau meminta agar fokus kepada data dan fakta dilapangan sebagai bukti bahwa pelaksanaan program penanganan stunting telah berjalan sesuai yang direncanakan.

Bahkan, Ia juga akan turun langsung setiap minggu ke setiap kecamatan untuk mengecek penanganan stunting terutama pada pendataan posyandu terkait penimbangan berat badan bayi, distribusi asupan makanan tambahan dan suplemen vitamin bagi remaja.

“Tolong nomor handphone saya juga dimasukkan ke grup Whatsapp kepala Puskesmas se-Lutim supaya saya bisa mengetahui langsung sejauh mana proses pelaksanaan penanganan stunting telah berjalan di setiap puskesmas,” pintanya.

Menutup arahannya, Pjs Bupati Jayadi Nas mengajak untuk senantiasa bergandengan tangan dan terus berkolaborasi dalam mensukseskan pencegahan stunting ini karena akan memberikan dampak yang baik bagi anak-anak generasi muda Indonesia yang sehat dan cerdas di masa yang akan datang. (kominfo-sp)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM