Menu

Mode Gelap
Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan Ini 8 Tim Peserta Piala Presiden 2026, 3 Tim dari Luar Negeri Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

LUWU TIMUR

Ini Usulan Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat DPRD Luwu Timur di Rapat Paripurna

badge-check

Ini Usulan Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat DPRD Luwu Timur di Rapat Paripurna Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Ketua Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR), Sarkawi A Hamid, meminta Pengaspalan Jalan di sejumlah  titik yang menjadi sentra perekonomian rakyat. Hal ini untuk meningkatkan agar aktivitas warga berjalan lancar.

Demikian kata Sarkawi saat menyampaikn pendangan fraksinya di sidang paripurna DPRD Luwu Timur, Senin (11/11/2024).

Menurut Sarkawi, akses jalan yang harus diaspal adalah jalan di Desa Benteng Dusun Apala, Desa Balo-balo, Ruas Desa Lanosi Dusun Landegora, Ruas Desa Langgiri, Ruas Desa Bahari dan Ruas Desa Tabaroge.

” Jalan ini menjadi sarana vital para petani, jika kondisinya baik maka aktivitas perekonomian akan naik dua kali lipat. ” Ungkapnya.

Selanjutnya, untuk menopang sektor Pertanian dalam arti yang luas dan menjadikannya sebagai sektor pertumbuhan ekonomi maka kedepan anggaran pertanian harus bertambah dengan mempersiapkan ketersediaan pupuk kimia, baik untuk padi maupun pupuk tambak. Disamping itu Alsintan juga sangat penting untuk menopang sistim mekanisme untuk meningkatkan produksi hasil pertanian dan pertambakan.

” Jadi ketersediaan pupuk bukan hanya untu petani saja tapi untuk petani tambak juga kita harus pastikan kalau pupuk itu ada. ” Kata Sarkawi.

Disektor Pendidikan, Perlunya Pemerintah memberikan perhatian khususnya terhadap sekolah-sekolah, terutama Pendidikan dasar dan Pendidikan menengah, dimana bangunan RKB dihampir semua sekolah mengalami kerusakan parah yang tidak layak pakai, salah satu penyebabnya karna usia bangunan, dimana ditemukan antara 20-40 tahun.

” Terkait itu kami menyarankan penanganannya bukan sekedar rehab akan tetapi yang perlu adalah bangunan baru, termasuk yang perlu diperhatikan adalah meja dan kursi belajar yang sudah tidak layak pakai.” Tutupnya.

Rapat Paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPRD Luwu Timur, dan berjalan lancar tanpa Interupsi. (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan

23 Juli 2026 - 20:49 WITA

Viral, Pencuri Motor di Towuti Diseret di Jalan Hingga Dapat “Tendangan Maut”

23 Juli 2026 - 13:47 WITA

Momentum Hari Anak Nasional 2026, Stop Kekerasan Pada Anak

23 Juli 2026 - 12:42 WITA

Gelar Raker, KONI Luwu Timur Tatap Porprov Wajo – Bone

18 Juli 2026 - 18:56 WITA

Trending LUWU TIMUR