Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

INI Mau Bangun Smelter di Lutim, Pemkab Beri Dukungan

badge-check


					INI Mau Bangun Smelter di Lutim, Pemkab Beri Dukungan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Timur menyatakan mendukung penuh rencana PT. Indo Nickel Industri (PT INI) untuk membangun pabrik pengolahan hasil tambang atau Smelter di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli saat membuka ekspose pembangunan pabrik industri Smelter yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (11/05/2022).
 
“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mendukung penuh rencana PT. INI membangun smelter didaerah ini, namun pelaksanaannya harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku,” ujar H. Bahri Suli.
 
Baca Juga:
Halal Bi Halal BKPSDM, Kenang Sufriaty Budiman Tak Lagi Jadi ASN
 
Terkait dengan pembangunan smelter tersebut, kata Sekda, pemerintah daerah secepatnya akan membicarakan hal-hal yang belum tuntas disepakati dengan pihak terkait termasuk penyediaan lahan.
 
Dengan hadirnya smelter tersebut, Sekda meyakini akan memberikan manfaat besar bagi Luwu Timur, karena selain menyerap tenaga kerja lokal yang ada didaerah ini, juga dapat membuat pertumbuhan ekonomi Luwu Timur meningkat.
 
”Intinya Pemkab Luwu Timur mendukung penuh pembangunan smelter ini, dan harapan kami dengan adanya smelter ini dapat mendatangkan dampak positif bagi daerah ini,” tutup Sekda H. Bahri Suli.
 
Sementara dari pihak PT. Indo Nickel Industi, Helmut Hermawan memaparkan bahwa, pihak PT. Indo Nickel Industri sudah siap untuk melaksanakan pembangunan smelter 8 tungku didaerah ini, tahap awal akan dibangun dua tungku.
 
Peletakan batu pertama pembangunan smelter ini direncanakan dilakukan di bulan Agustus 2022.
 
“Pembangunan smelter sesuai rencana kerja yang sudah diprogramkan PT. INI akan dibangun di daerah Lampia Kecamatan Malili, tahap awal akan dibangun dua tungku terlebih dahulu, Untuk pembangunan dua tungku tersebut PT. INI membutuhkan 25 Ha lahan,” tutur Helmut.
 
Menurut Helmut, proses pembangunan smelter ini akan menyerap ratusan tenaga kerja. Ia memperkirakan tahap awal pembangunan smelter dengan sarana pendukung lainnya seperti pelabuhan umum diperkirakan membutuhkan sekitar 600 lebih tenaga kerja.
 
”Dari 8 tungku yang direncanakan dibangun oleh PT. INI, diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 400 Ha, namun luasan lahan tersebut tidak semua dipakai untuk membangun smelter, namun ada juga untuk area pendukung lainnya termasuk area penghijauan,” ungkap Helmut.
 
Selain Pihak PT. Indo Nickel Industri, turut hadir pada ekspose tersebut diantaranya, Ketua DPRD Luwu Timur, Aripin, Staf Ahli Pembangunan Rapiuddin Thahir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Luwu Timur, Masdin dan sejumlah Kepala OPD terkait serta beberapa petinggi dari PT. Citra Lampia Mandiri. (prokopim/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM