Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Husler Resmikan Candi Gelung Kori Saat Hari Raya Galungan

badge-check

Husler Resmikan Candi Gelung Kori Saat Hari Raya Galungan Perbesar

Laporan : Ls

Editor    : Rd

LUWU TIMUR,TimurOnline – Ratusan Umat Hindu di Desa Lakawali melaksanakan ibadah persembahyangan yang dipimpin Ide Pinandita Dewa Gede Tutiyasa dalam rangka memperingati Hari Raya Galungan sekaligus juga peresmian Candi Gelung Kori Pura Jagat Kerti Yasa di Desa Lakawali Kecamatan Malili.

Peresmian candi ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti candi oleh Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler. Peresmian candi itu juga di saksikan Paruman Walaka, I Wayan Sudiarsa, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Luwu Timur, Wayan Sudino, Ketua Prajaniti, Wayan Suardana, Kepala Kemenag Luwu Timur, Muhammad Nur Khalik, Rabu (16/09/2020).

Ketua PHDI Luwu Timur, Wayan Sudino mengatakan, perhatian Pemerintah daerah terhadap bantuan untuk pembangunan rumah ibadah khususnya Pura sangat dirasakan manfaatnya oleh umat Hindu. Namun permasalahan yang juga harus menjadi perhatian menyangkut masalah legalitas tanah Pura.

“Untuk itu, selaku Ketua PHDI Luwu Timur saya juga sangat berharap bantuan Pemerintah daerah agar persoalan legalitas tanah Pura ini bisa di fasilitasi, untuk mencegah permasalahan dikemudian hari,” tambahnya.

Menanggapi itu, Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler mengatakan, program bantuan hibah rumah ibadah memang salah satu program prioritas Pemda Luwu Timur yang sejak awal telah dipersiapkan. Tujuannya agar umat beragama bisa merasakan kenyamanan dalam beribadah.

Terkait legalitas tanah rumah ibadah, kata Husler, tentu juga menjadi perhatian Pemerintah daerah. Menurutnya, sudah menjadi tugas Pemerintah daerah untuk turut membantu memfasilitasi legalitas tanah rumah ibadah.

“Permasalahan legalitas tanah rumah ibadah ini tidak hanya umat Hindu yang rasakan. Hampir semua umat beragama. Hal itu tentu akan menjadi perhatian Pemda Luwu Timur,” jelasnya.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga meminta maaf sebab program wisata religi bagi Tokoh agama untuk tahun ini tertunda karena adanya pandemi Covid-19. “Mari kita doakan pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga program wisata religi bagi Tokoh agama dapat kembali kita lakukan,” jelasnya.

Sementara Paruman Walaka, I Wayan Sudiarsa mengatakan, peringatan Hari Raya Galungan itu juga dapat dimaknai sebagai hari kemenangan. Menurutnya, kemenangan itu diraih dengan keberhasilan melawan musuh-musuh yang ada dalam diri seperti penyakit hati.

I Wayan Sudiarsa juga mengajak seluruh umat hindu agar mematuhi anjuran Pemerintah terkait protokol kesehatan. (Red)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM