Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Husler : BPD Sejajar Dengan Pemdes Dalam Membangun Desa

badge-check

Husler : BPD Sejajar Dengan Pemdes Dalam Membangun Desa Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor    : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan Pemerintahan desa yang berfungsi menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, melaksanakan tugas pengawasan kinerja Kepala Desa serta bersama bersama-sama dengan Kepala Desa membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa (Perdes).

Karena itu, dalam rangka meningkatkan efektifitas pelayanan Pemerintahan dan pembangunan di lingkup pedesaan dibutuhkan sinergitas dan kerjasama yang harmonis antara Pemerintah desa dan BPD.
 
” Untuk menuju desa yang mandiri, membutuhkan sinergitas dan kerjasama yang harmonis antara Pemerintah desa dan BPD untuk bersama-sama membangun,” jelas Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler.
 
Bupati mengatakan hal tersebut ketika membuka Rapat Koordinasi Anggota BPD se Kabupaten Luwu Timur di Gedung Serba Guna, Kalaena Kiri, Kecamatan Kalaena, Rabu (26/08/2020).
 
Rakor dengan tema “Optimalisasi Fungsi dan Peran BPD Untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Pembangunan Desa” juga dihadiri Kepala Dinas PMD, Halsen, Camat Kalaena, Alimuddin Bachtiar, Ketua BPD Kabupaten Luwu Timur, Haeruddin dan sejumlah kepala desa.
 
Menurut Bupati, BPD adalah mitra kerja pemerintah desa yang memiliki kedudukan sejajar dalam penyelenggaraan urusan Pemerintahan desa, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
 
Oleh karena itu, kepada seluruh anggota BPD yang hadir, Bupati mengingatkan agar dalam melaksanakan pembangunan demi kemajuan desa pada hakikatnya BPD dan Pemerintah Desa harus sejalan dan harmonis, artinya jangan sampai ada perbedaan pendapat dan pemikiran yang bisa membuat pembangunan didesa tidak dapat dilaksanakan.
 
Lebih lanjut Husler mengatakan bahwa, rakor ini tidak hanya semata-mata melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemerintahan, akan tetapi yang terpenting adalah hakikat untuk membangun kebersamaan dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat diwilayah pedesaan.
 
Dalam rakor ini, Bupati juga berkesempatan menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Kabupaten Luwu Timur akan melaksanakan Pilkada serentak. Oehnya itu, ia mengingatkan kepada semua, terutama kepala desa dan perangkat desa termasuk BPD agar menjadi garda terdepan menunjukkan kepada masyarakat bahwa Luwu Timur adalah daerah yang dewasa dalam berdemokrasi.
 
“Kepada Camat, para Kades dan BPD agar dapat bekerjasama dengan pemangku kepentingan untuk bersinergi menyukseskan helat pesta demokrasi tersebut,” pesan Husler. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM