Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

Hj. Sufriaty Hadiri Minlok Percepatan Penurunan Stunting di Tiga Kecamatan

badge-check

Hj. Sufriaty Hadiri Minlok Percepatan Penurunan Stunting di Tiga Kecamatan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Wakil Ketua II Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kabupaten Luwu Timur yang juga ketua TP-PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman menghadiri kegiatan Mini Lokakarya di tiga kecamatan, yaitu ; Kecamatan Tomoni Timur, Angkona dan Malili, yang dipusatkan di Aula Kecamatan Malili, Jumat (10/03/2023).

Turut hadir sejumlah stakeholder terkait seperti ; Dinas P2KB Kabupaten Luwu Timur, Bapelitbangda, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian, Kepala Puskesmas Tomoni Timur, Angkona, Malili, Camat Tomoni Timur, Angkona, Malili, Kepala Desa, TP-PKK Kecamatan dan Desa.

Dalam arahannya, Hj. Sufriaty Budiman menyampaikan bahwa, stunting merupakan program prioritas nasional yang bertujuan untuk menyiapkan generasi emas Kabupaten Luwu Timur.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa kita, program prioritas nasional ini tidak akan berjalan sesuai keinginan kita jika tidak adanya kerjasama seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya.

“Diharapkan juga untuk kepada para stakeholder khususnya kecamatan Tomoni Timur, Angkona, dan Malili agar lebih memperhatikan tanggung jawabnya dan serius dalam menangani masalah stunting ini,” tegas Sufriaty Budiman.

Sementara Nursakinah selaku Tim Satgas Stunting yang menjadi narasumber, mengharapkan hasil rekapitulasi data pendampingan oleh Tim pendamping keluarga tahun 2022 menjadi acuan untuk lebih gencar lagi untuk mencegah stunting dan percepatan penurunan stunting.

“Stakeholder terkait yang hadir hari ini adalah Duta yang artinya yang berkewajiban mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dan gencar melakukan pendampingan di sasaran (calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas dan baduta),” tandasnya. (kominfo-sp)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL