Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

Gaet Puskesmas dan Komunitas Lokal, Program PPM PT Vale Gencarkan Literasi Tanaman Herbal

badge-check


					Gaet Puskesmas dan Komunitas Lokal, Program PPM PT Vale Gencarkan Literasi Tanaman Herbal Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – PT Vale melalui Program Pengembangan & Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersinergi dengan Dinas Kesehatan Luwu Timur mengadakan workshop dan pelatihan tentang Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) berbasis herbal di Gedung Ontaeluwu Sorowako, Kecamatan Nuha, Senin (04/07/2022). Para peserta terdiri dari tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Nuha dan anggota Himpunan Penggiat Herbal Organik (HIPHO) Sorowako

Kegiatan akan berlangsung sampai besok. Para peserta akan mendapatkan pengetahuan tentang pengobatan tradisional. Tujuannya, agar keberadaan Panti Sehat yang sebelumnya telah diperkenalkan kepada masyarakat pada awal Juni 2022 dan sebagai kontribusi Program PPM PT Vale Indonesia dapat lebih diketahui dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr Rosmini Pandin menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya selama ini PT Vale terus membuktikan komitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya.

Rosmini memaparkan, karena keberadaan Panti Sehat tergolong baru dan satu-satunya di Sulawesi Selatan, maka penting agar masyarakat punya pengetahuan dasar pengobatan herbal.

Dia berharap pelatihan tersebut bisa dimanfaatkan oleh para peserta untuk diterapkan ke masyarakat luas, sehingga pengobatan budaya herbal untuk sehat dan mandiri itu benar-benar termanfaatkan.

“Kami bersyukur, dengan program dari PT Vale ini masyarakat bisa terbantu, petugas kesehatan juga terbantu. Dan ini langka, satu-satunya di Sulawesi Selatan sehingga harus kita dukung bersama, saya yakin banyak orang tertarik,” papar Rosmini.

Baca Juga :

Disparmudora Lutim Siap Terima Kedatangan Menteri Sandiaga Uno

Senior Manager Social Development Program (SDP) PT Vale, Ardian Indra Putra, menuturkan inisiatif UKBM berbasis herbal dan penyehat tradisional ini diharapkan menjadi pilihan masyarakat yang sejalan dengan upaya Asuhan Mandiri (ASMAN) dari Pemerintah. “Kita membayangkan kedepannya, adanya kemandirian masyarakat pasca tambang di bidang Kesehatan. Melalui kekayaan alam tersedia di sekitar termasuk Herbal, masyarakat tidak hanya bisa memanfaatkan tanaman obat dan meminimalisasi penggunaan obat kimia, tetapi juga diharapkan meminimalkan biaya layanan Kesehatan yang sejauh ini dirasakan cukup tinggi, serta di sisi lain mampu melihat peluang bisnis untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan mendukung stabilitas ekonomi Luwu Timur pascatambang,” tuturnya.

Program UKBM Herbal berlangsung sejak 2016 dan menjadi salah satu program unggulan PPM PT Vale. Melalui program ini, masyarakat diberikan pengetahuan mengenai ekologi tanah, herbal dasar, jenis penyakit hingga penanganannya dengan tanaman herbal, pengolahan hasil tanaman berkhasiat obat (TOBAT), kewirausahaan, hingga keterampilan pijat refleksi dan tradisional serta hipnoterapi. Hingga kini total warga yang mengikuti program tersebut mencapai 323 orang, terdiri 299 perempuan dan 24 laki-laki.

Implementasi dari program UKBM Herbal tersebut yakni hadirnya Panti Sehat yang berlokasi di samping Gallery Kareso Anatowa, Sorowako, Luwu Timur persis di depan Akademi Teknik Sorowako. Masyarakat akan mendapatkan pelayanan berupa konsultasi kesehatan, pijat refleksi, ramuan herbal dalam bentuk simplisia ataupun diseduh, dan juga berbagai minuman herbal kemasan.

“Apresiasi kita terhadap komitmen Pemda Luwu Timur melalui Dinas Kesehatan yang terus memberikan dukungannya, setelah sebelumnya memfasilitasi perizinan, dan konsisten dalam pembinaan, termasuk berencana meningkatkan status panti sehat HIPHO ini menjadi griya sehat kedepannya, yang sejauh ini di Sulawesi Selatan baru ada 1 yaitu di Kota Makassar. Hal serupa disampaikan kepada Bappelitbanda Luwu Timur yang turut mendorong inisiatif Martabak berdasi (mari rangkul penderita diabetes & hipertensi) dari Puskesmas Nuha sebagai inovasi layanan publik di bidang Kesehatan yang mewakili Kabupaten Luwu Timur dalam upaya promosi & preventif Kesehatan masyarakat,” ungkap Ardian. (*)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

26 Mei 2026 - 13:29 WITA

Trending Vale Indonesia