Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

FDM Ke-2 di Lutim Resmi Diadakan

badge-check

FDM Ke-2 di Lutim Resmi Diadakan Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR, Timuronline – Untuk kali kedua, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Parbudmudora) menggelar Festival Danau Matano (FDM). Kegiatan yang mengeksplorasi keindahan dan keunikan danau matano itu dipadu dengan kegiatan seni dan budaya

Bupati Luwu Timur, H.M.Thorig Husler ditemani Wakilnya, Irwan Bachri Syam berkesempatan membuka secari resmi kegiatan tersebut dengan ditandai dengan tabuhan gendang, Jumat (29/11/19).

Kadis Parbudmudora, Hamris Darwis mengatakan, kegiatan seperti ini akan diupayakan setiap tahunnya digelar karena kegiatan ini merupakan even yang berskala nasional.  Dengan sasaran dan target pembangunan pariwisata yakni meningkatkan citra, daya saing dan kontribusi pariwisata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas di sekitar obyek wisata.

“Dengan adanya event ini, semua tempat penginapan yang tersebar di Kecamatan Nuha telah dipenuhi para pengunjung yang ingin mengikuti event FDM 2019,” katanya.

Sementara itu, Bupati Husler dalam sambutannya mengungkapkan

potensi wisata di Kabupaten Luwu Timur ini sangat layak untuk dikembangkan. Menurutnya, Pemda Luwu Timur berkomitmen untuk selalu mensupport event-event seperti ini untuk mengangkat kearifan lokal serta budaya untuk menjadikan daerah ini sebagai salah satu destinasi wisata.

“Melalui FDM, kita targetkan danau matano dan danau sekitarnya akan jadi objek tujuan wisatawan,” jelasnya.

Lanjut Husler, Pelaksanaan FDM tahun ini merupakan Festival Bahari yang digelar ketiga kalinya merupakan kerjasama masyarakat Kecamatan Nuha, Pemerintah serta stakeholder terkait dengan konsep “Community Base Tourism” yaitu kegiatan pariwisata yang berbasis komunitas dan lebih mengedepankan keterlibatan masyarakat secara langsung terhadap kegiatan promosi pariwisata sebagai bagian pengembangan destinasi unggulan kepariwisataan di Pesisir Danau Towuti, Danau Mahalona dan Danau Matano yang berada di Kab. Luwu Timur.

Turut hadir Wakil Ketua TP PKK, dr. Ani Nurbani, Ketua Pengadilan Negeri Malili, Khairul, Kepala LPMP Sulsel, Abdul Halim Muharram, Perwira Penghubung, Mayor Kav Suparman, Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga, Hamris Darwis dan beberapa kepala OPD Lainnya, Camat Nuha, Masdin, para Kepala Desa se Kecamatan Nuha. Para Kepala Sekolah Se Sulsel Peserta Diseminasi, Tokoh masyarakat dan Tokoh agama. (Red)

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM