Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Fakta Dibalik Balita Minum Miras, Sang Ayah Ternyata Juga Ikut Minum

badge-check

Fakta Dibalik Balita Minum Miras, Sang Ayah Ternyata Juga Ikut Minum Perbesar

Laporan : Rs

Editor    : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Tim penyidik Polres Luwu Timur terus mengembangkan kasus dua pemuda di Desa Pekaloa Kecamatan Towuti yang diduga sengaja memberikan beberapa gelas Minuman Keras (Miras) kepada balita RB yang masih berusia 3 tahun hingga bayi tersebut sempoyongan

Dua pemuda yang diketahui bernama Firman Efendi (20 Tahun) serta M.Rifki Hendra (19 Tahun) yang beralamat di Desa Timampu, Kecamatan Towuti, oleh polisi telah dimintai keterangannya dan kini telah berstatus tersangka.

Kedua pemuda pengangguran ini bahkan telah ditahan di sel jeruji Mapolres Luwu Timur untuk pengembangan kasus lebih lanjut

” Pada hari Sabtu (22/08/2020,red), sekitar pukul  11.00 Wita, tersangka Firman dan Rifki ditemani Melki yang tak lain ayah kandung korban tengah minum minuman keras di sebuah pondok kebun milik terlapor yang berada di Desa Pekaloa. Pada saat ketiganya tengah asik minumn, korban dapat mendekati saudara Firman. Saat itu juga Firman menuang miras kedalam gelas dan diminum oleh korban. Tindakan ini dilakukan sebanyak 3 kali sampai korban balita RB mabuk,” Tutur Kapolres Luwu Timur, AKBP. Indratmoko dalam press rilisnya, Senin (24/08/2020).

Kedua pelaku akhirnya terancam pidana 7 Tahun penjara sesuai Pasal 77B Jo Pasal 76B dan atau pasal 89 ayat (2) Jo Pasal 76J Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahn 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomoe 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. (Red)

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM