Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

DWP Lutim Tepuk Tangan 56 Detik, Apa Tujuannya

badge-check

DWP Lutim Tepuk Tangan 56 Detik, Apa Tujuannya Perbesar

Laporan : Rs

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 Tahun 2020 diperingati ditengah mewabahnya pandemi Covid-19. Untuk itulah Kementerian Kesehatan RI memanfaatkan momen peringatan ini dengan mengangkat tema “Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat” dengan sub tema “Jaga Diri, Keluarga dan Masyarakat, Selamatkan Bangsa dari Pandemi Covid-19.”

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-56 sebagai momentum untuk menyatukan tekad agar masyarakat semakin mengerti arti penting perilaku dan lingkungan sehat serta mau melakukan gerakan hidup sehat di tatanan keluarga, sekolah, tempat kerja, tempat umum dan fasilitas lainnya agar terhindar dari COVID-19.

Sejalan dengan peringatan HKN ke-56 itu, organisasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu Timur melakukan aksi tepuk hangat selama 56 detik di lokasi Taman Sayang Malili, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Kamis (12/11/2020).

” Sebagai bentuk apresiasi kita kepada para tenaga kesehatan dan masyarakat yang telah melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19, mari sejenak kita bersama melakukan tepuk tangan selama 56 detik,” kata Ketua DWP Luwu Timur, Masrah Bahri Suli.

Menurut Masrah, perjuangan para tenaga kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19 ini patut dihargai. Oleh karena itu, DWP Luwu Timur juga ikut melibatkan diri dalam gerakan tepuk tangan 56 detik sebagai bentuk penghargaan atas upaya para tenaga medis yang telah berjuang keras membantu merawat para pasien Covid-19.

Disisi lain, kata Masrah, gerakan tepuk tangan 56 detik ini juga merupakan himbauan dari DWP Pusat untuk memanfaatkan momentum HKN ke-56 ini dengan melakukan tepuk tangan 56 detik.

” Kita semua berdoa, pandemi Covid-19 segera berlalu. Para tenaga kesehatan saya harapkan tidak kendor untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan Covid-19 dan kepada masyarakat kami harapkan agar tetap disiplin menggunakan masker,” kuncinya. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM