Menu

Mode Gelap
Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan Ini 8 Tim Peserta Piala Presiden 2026, 3 Tim dari Luar Negeri Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

LUWU TIMUR

Ditjen Kemendagri Ingatkan Masyarakat Tak Usah Konvoi Pasca Pelantikan Kada

badge-check

Ditjen Kemendagri Ingatkan Masyarakat Tak Usah Konvoi Pasca Pelantikan Kada Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam rangka pemantapan pelaksanaan Pelantikan Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota yang akan dilaksanakan, Jumat 26 Februari 2021, Kementerian Dalam Negeri menggelar rapat koordinasi via virtual secara nasional dengan daerah yang telah melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Rapat itu diikuti Plh. Bupati Luwu Timur, H. Bahri Suli, Kepala Satpol PP dan Damkar, Indra Fawzi, Kabag Humas dan Protokol, Muhammad Rizki Alamsyah dan Perwakilan Bagian Pemerintahan, yang diikuti diruang rapat Pimpinan Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (25/02/2021).

Rapat dipimpin Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen OTDA) Kementerian Dalam Negeri, Drs. Akmal Malik. Ia mengatakan, pelaksanaan Pelantikan Kepala Daerah serentak itu akan di lakukan, Jumat 26 Februari 2021 yang akan diikuti sebanyak 178 Daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Luwu Timur. Sementara masih ada 82 Daerah yang pelantikannya di luar bulan Februari 2021.

Lanjut Akmal Malik, pelantikan dilakukan dengan pendekatan luring (luar jaringan) boleh dilakukan, mengingat tidak semua daerah dapat melakukan secara daring. Namun yang penting menjadi perhatian bahwa jika pelantikan dilakukan dengan pendekatan luar jaringan (luring), maka kapasitasnya tidak boleh kebih dari 25 orang berada dalam satu ruangan.

Akmal juga meminta dukungan Forkopimda masing-masing untuk mewaspadai kerumunan pasca pelantikan. Menurutnya, tidak perlu ada eforia kemenangan yang berlebihan misalnya konfoi atau pidato kemenangan yang bisa menimbulkan kerumunan. Hal ini harus dihindari mengingat kita sedang berjuang melawan pandemi Covid-19.

“Hari ini kita ingin menegaskan bahwa proses pelantikan Kepala Daerah ini tidak boleh menjadi momen penyebaran virus corona atau Covid-19. Olehnya itu, saya harapkan senantiasa berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 masing-masing daerah,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan

23 Juli 2026 - 20:49 WITA

Viral, Pencuri Motor di Towuti Diseret di Jalan Hingga Dapat “Tendangan Maut”

23 Juli 2026 - 13:47 WITA

Momentum Hari Anak Nasional 2026, Stop Kekerasan Pada Anak

23 Juli 2026 - 12:42 WITA

Gelar Raker, KONI Luwu Timur Tatap Porprov Wajo – Bone

18 Juli 2026 - 18:56 WITA

Trending LUWU TIMUR