Menu

Mode Gelap
Vale Gelar Kickoff PPM–SDGs Desa 2025 Sebagai Komitmen Dukung Pembangunan Investasi untuk Masa Depan Bangsa: Kolaborasi Penguatan Pendidikan Tinggi di Sorowako Sertijab Enam Pejabat Jajaran Polres Lutim, Kapolres : Ini Regenerasi Sinergi TNI dan Industri untuk Hilirisasi Berkelanjutan: Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Progres Proyek Strategis Nasional PT Vale di Pomalaa PT. CLM Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat Warisan Hijau untuk Dunia: PT Vale Indonesia Lakukan Penanaman Pohon Serentak sebagai Komitmen Global Terhadap Iklim dan Keberlanjutan

LUWU TIMUR

Dinas Sosial P3A Lutim Gelar Advokasi Pembentukan UPTD PPA

badge-check


					Dinas Sosial P3A Lutim Gelar Advokasi Pembentukan UPTD PPA Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Luwu Timur menggelar Advokasi  Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Aula Kantor Dinsos P3A Lutim, Selasa (01/09/2020).

Rapat ini dihadiri Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Iqbal Suhaeb, didampingi Sekretaris Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulsel, Askari. Hadir pula perwakilan Polres Luwu Timur, serta sejumlah SKPD terkait.
 
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Luwu Timur, Sukarti menjelaskan, tujuan Advokasi Pembentukkan Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Luwu Timur mengingat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dari tahun ke tahun semakin meningkat.
 
“Tujuannya bagaimana agar kita bisa mengendalikan masyarakat terutama pada kasus-kasus yang sering kali terjadi, seperti kekerasan fisik, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan, dan lain-lainnya dapat kita atasi masalah itu. Terutama pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak hal-hal yang tak terduga terjadi, misalnya KDRT, kekerasan fisik terhadap anak, pelecehan terhadap perempuan, semua itu harus kita cegah agar bisa mengurangi data-data itu dibandingkan tahun kemarin,” terang Sukarti.
 
Sementara Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Sulsel, Muhammad Iqbal Suhaeb dalam sambutannya menjelaskan terkait masalah kekerasan yang perlu diatasi dengan tanggap dan cepat.
 
“Pada saat di Palopo, saya melihat ada suatu kejadian kekerasan, dan saya langsung angkat bicara agar korban tidak mengalami hal seperti trauma, maka dari itu Ketika ada kejadian seperti itu, langsung saja laporkan pada Polsek sekitar atau di Dinas sosial ini, kita harus sigap dan cepat menangani masalah tersebut, agar tidak banyak memakan banyak korban, apalagi keadaan saat ini pandemi covid-19 sudah banyak kejadian yang tak terduga terus menerus terjadi,” ujarnya.
 
“Jadi, saya sangat prihatin dengan masalah ini, saya harap kita bisa cegah masalah kekerasan ini sebelum sesuatu hal lain terjadi lagi,” harap Iqbal Suhaeb. (ikp/kominfo)

Lainnya

Sertijab Enam Pejabat Jajaran Polres Lutim, Kapolres : Ini Regenerasi

4 Desember 2025 - 19:54 WITA

PT. CLM Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat

1 Desember 2025 - 20:04 WITA

Yuk Nobar, Persis Solo vs PSM Makassar Malam ini di Warkop Brother, Ada Doorprizex

29 November 2025 - 10:18 WITA

Pagar SDN 209 Mantaipi Tawakua Ambruk

27 November 2025 - 13:04 WITA

101,2 Gram Sabu Dimusnahkan Kejari Lutim, Juga Berbagai BB Lainnya

26 November 2025 - 15:26 WITA

Trending KRIMINAL