Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Dihadapan BPMA Kemokolean Nuha, Bupati Lutim : Saya Sepakat Aktifkan Kembali BLK

badge-check

Dihadapan BPMA Kemokolean Nuha, Bupati Lutim : Saya Sepakat Aktifkan Kembali BLK Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler menerima audiensi Badan Pekerja Masyarakat Adat (BPMA) Kemokolean Nuha di Aula Rujab Bupati Luwu Timur, Senin (29/06/2020), terkait pengaktifan kembali Balai Latihan Ketenagakerjaan (BLK) yang ada dibawah naungan PT. Vale Indonesia.

Rombongan yang dipimpin Lambert Laiyo didampingi sejumlah pengurus BPMA Kemokolean Nuha, serta utusan 10 anak suku kemokolean Nuha dan Mincara Malili.

“Maksud dan tujuan pertemuan ini, untuk meminta restu bapak Bupati terkait pengaktifan kembali BLK yang dibawah naungan PT. Vale Indonesia, karena hal ini merupakan salah satu yang diharapkan masyarakat adat, kami sudah mendapat lampu hijau dari manajemen PT. Vale,” ujar Lambert.

“Harapan kami nantinya, BLK ini bisa dikelola BPMA Kemokolean Nuha bekerjasama Pemerintah Daerah,” tambahnya.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Koordinator BPMA Kemokolean Nuha, Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler sangat menyambut baik inisiasi dan itikad BPMA Kemokolean Nuha untuk yang mengusulkan pengaktifan kembali BLK. Menurut Bupati, melalui BLK, kita dapat mempersiapkan tenaga kerja lokal yang siap pakai dalam artian sudah punya skill yang memadai.

“Dengan aktifnya kembali BLK ini, nantinya dinas terkait dalam hal ini Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian (Transnakerin) bisa mengakomodir tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan,” kata Bupati.

Dalam pertemuan tersebut, selain membahas terkait BLK juga membahas beberapa hal, diantaranya hak-hak masyarakat Adat diwilayah Pemberdayaan PT. Vale serta kebutuhan lain masyarakat Adat.

Hadir mendampingi Bupati dalam audiensi tersebut, Kadis Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Luwu Timur, Aini Eindis Anrika dan Asisten Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur Setdakab Luwu Timur, Senfry Oktavianus. (hms/ikp/komimfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM