Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

LUWU TIMUR

Di Wasuponda, Pedagang Diberi Edukasi Oleh Timwas Obat dan Makanan

badge-check


					Di Wasuponda, Pedagang Diberi Edukasi Oleh Timwas Obat dan Makanan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Aktivitas tim pengawasan (Timwas) obat dan makanan Daerah Kabupaten Luwu Timur (Lutim) terus berlanjut. Hari ini, lokus pengawasan berpusat di Kecamatan Wasuponda, dengan menyasar pedagang di Pasar tradisional, toko eceran maupun pasar swalayan, Kamis (21/04/2022).

Kegiatan pengawasan ini didampingi langsung oleh tim Loka Pom Palopo, yang melakukan edukasi kepada para pedagang obat, kosmetik dan makanan terkait penggunaan aplikasi BPOM Mobile, untuk memastikan bahwa produk dan bahan-bahan yang dijual telah diregister oleh BPOM dan aman untuk masyarakat.
 
Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda Loka Pom Palopo, Suciati menjelaskan, BPOM Mobile adalah aplikasi yang berfungsi memudahkan masyarakat dalam melakukan pengecekan nomor izin edar suatu produk, mendapatkan berita obat dan makanan serta melakukan pengaduan termasuk pelaporan obat dan makanan yang diduga palsu.
 
“Aplikasi ini dapat di install di google Play atau Appstore, selanjutnya dapat digunakan untuk melakukan verifikasi produk obat dan makanan terdaftar di BPOM melalui scan 2D Barcode pada kemasan produk,” jelasnya.
 
Baca Juga :
Ini Komposisi Panitia HUT Lutim, Semuanya Wanita
 
Ia juga menambahkan, tata cara scan atau pindai menggunakan 2D Barcode ialah dengan membuka  aplikasi BPOM mobile, pilih menu scan produk, arahkan kamera ke barcode produk yang ingin di cek dan jika produk terdaftar, informasi produk akan muncul. Namun, kata dia, jika informasi barcode tidak dikenali dilanjutkan dengan verifikasi nomor izin edar.
 
“Jadi BPOM mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas, cek produk dengan BPOM Mobile,” imbuhnya.
 
Sementara itu, Andi Polejiwa Matandung bersama tim pangan melakukan pangawasan di toko eceran dan menemukan tiga karung makan minum (mamin) yang sudah expire atau tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat.
 
“Kami sarankan, agar rutin mengecek tanggal kadaluarsa untuk setiap barang-barang yang dijual. Selain itu, tidak meletakkan secara berdekatan antara bahan-bahan makanan dan bahan pembasmi serangga ataupun sabun,” katanya.
 
Adapun yang ditemukan oleh tim pangan terdiri dari; makanan ringan, minuman kaleng, bumbu masakan, saus kemasan maupun susu kaleng dan kemasan.
 
Tim pengawas obat dan makanan terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Loka Pom Palopo, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Diskominfo-SP, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Perikanan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Satpol PP, Bagian Ekbang Sekdakab Lutim serta perwakilan Kecamatan Wasuponda. (ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Polda Sulsel Tangani Kasus Ambulance Desa di Luwu Timur, Sejumlah Pihak Akan Diperiksa

19 Mei 2026 - 10:30 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Pantai Impian Tidak Bisa Jadi Aset Desa, Ada Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Atasnya ?

17 Mei 2026 - 12:55 WITA

PT. PUL Salurkan Bantuan ke Masjid Nurul Haq Ussu

17 Mei 2026 - 10:44 WITA

Trending LUWU TIMUR