Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

Di Hari Ginjal, Pasien RSUD I Lagaligo Dapat Bingkisan

badge-check

Di Hari Ginjal, Pasien RSUD I Lagaligo Dapat Bingkisan Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – RSUD I Lagaligo Wotu bersama Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) dan Ikatan Perawat Dialisis Indonesia (IPDI) menggelar peringatan Hari Ginjal Internasional atau World Kidney Day dengan membagi bunga dan bingkisan kepada para pasien di Ruang Hemodialisa RSUD I Lagaligo Wotu, Selasa (10/03/2020).

Acara ini juga diikuti Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj. Puspawati bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan, Masrah, Sekdis Kesehatan, dr. Rosmini Pandin dan Direktur RSUD I Lagaligo Wotu, dr. Benny dengan tema kesehatan ginjal untuk semua dan dimana saja mulai dari pencegahan sampai deteksi dini dan pemerataan akses pelayanan.

Sembari membagi bunga dan bingkisan, Ketua TP PKK Luwu Timur, Puspawati memberikan dorongan dan motivasi kepada setiap pasien agar tetap kuat dan bersemangat untuk kembali pulih. “Tetap ki semua kuat dan semangat untuk pulih. Saya doakan ki semua bisa cepat sembuh dan kembali pulih seperti sedia kala,” jelasnya.

Salah satu pasien Hemodialisis, Nasbar (36) yang berprofesi guru dari Kabupaten Luwu Utara mengaku sangat bersyukur dengan adanya ruang Hemodialisa di RSUD I Lagaligo Wotu. Pasalnya, kata Nasbar, dulu sebelum ada ruang Hemodialisa di RSUD I Lagaligo, ia hanya bisa melakukan cuci darah atau hermodialisis di Rumah Sakit yang ada di Kota Makassar.

“Kalau dulu semuanya serba susah. Saya harus ke Makassar untuk melakukan cuci darah. Disamping butuh biaya besar, pekerjaan saya juga terganggu. Namun setelah ada fasilitas di Luwu Timur, saya sudah dekat berobat,” tambahnya.

Namun ia juga berharap, kedepan agar fasilitas alat cuci darah di RSUD I Lagaligo bisa bertambah. Pasalnya, hingga saat ini baru sebanyak empat alat yang tersedia sehingga pasien harus antri untuk menggunakan alat tersebut. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL