Menu

Mode Gelap
Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan Ini 8 Tim Peserta Piala Presiden 2026, 3 Tim dari Luar Negeri Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

Vale Indonesia

Dari Bumi Anoa untuk Indonesia: PT Vale Perkuat Hilirisasi Hijau dan Ekonomi Rakyat di HUT ke-62 Sulawesi Tenggara

badge-check

Dari Bumi Anoa untuk Indonesia: PT Vale Perkuat Hilirisasi Hijau dan Ekonomi Rakyat di HUT ke-62 Sulawesi Tenggara Perbesar

KENDARI,Timuronline – Dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara yang berlangsung di kawasan MTQ Kota Kendari pada 24–27 April 2026, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari MIND ID, hadir memperkuat komitmennya terhadap agenda strategis nasional melalui hilirisasi industri nikel yang berkelanjutan dan inklusif. Melalui partisipasi aktif dalam pameran publik, PT Vale tidak hanya memperkenalkan progres pengembangan proyek Pomalaa, tetapi juga menghadirkan pendekatan edukatif dan interaktif kepada masyarakat tentang bagaimana praktik pertambangan bertanggung jawab, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pelestarian biodiversitas dapat berjalan beriringan—sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berdaya saing global dan berakar pada keberlanjutan.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, secara resmi membuka acara pada malam hari dengan prosesi pemukulan beduk bersama jajaran OPD Pemprov Sultra. Sebanyak 24 agenda kegiatan yang melibatkan 100 UMKM turut mewarnai perayaan ini sebagai ajang sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Manager External Relation PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Hasmir, menyampaikan bahwa konsistensi penerapan prinsip ramah lingkungan menjadi sorotan utama dalam pameran kali ini. PT Vale ingin memberikan edukasi publik bahwa hilirisasi nikel di blok Pomalaa dilakukan dengan standar operasional yang bertanggung jawab, memastikan industri tetap berjalan beriringan dengan kelestarian alam sejak fase konstruksi hingga operasional nanti.

Di sisi sosial, PT Vale menampilkan keberhasilan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang telah berjalan selama satu dekade. Saat ini, fokus utama program diarahkan pada kemandirian sektor pertanian di wilayah pemberdayaan Kabupaten Kolaka. “Salah satu wujud nyatanya adalah Asosiasi Petani Organik Kolaka (ASPOK) yang kini menaungi 58 petani. Kami hadir untuk membantu mereka mandiri dalam mengelola, memproduksi, hingga mendistribusikan beras organik berkualitas,” jelas Hasmir.

Selain beras organik putih, merah, dan hitam, stan PT Vale juga diramaikan oleh produk ekonomi kreatif dari UMKM binaan. Pengunjung dapat menemukan produk lokal seperti keripik ubi kayu, dodol, abon, hingga minuman herbal. Upaya ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam memperkuat roda ekonomi masyarakat di luar sektor pertambangan.

Kehadiran maskot “Kadoee” di depan stan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Maskot Anoa ini merepresentasikan jati diri Sulawesi Tenggara sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga ekosistem hutan di tengah aktivitas industri. Di dalam stan, masyarakat juga diberikan edukasi langsung melalui contoh bahan galian nikel untuk memberikan gambaran nyata mengenai proses hilirisasi yang sedang dikembangkan.

Partisipasi dalam perayaan tingkat provinsi ini merupakan yang pertama bagi PT Vale, menjadikannya momentum strategis untuk mempererat hubungan dengan masyarakat Sultra secara luas. Perusahaan berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat memahami rencana jangka panjang PT Vale dalam membangun industri nikel yang berkelanjutan di Kecamatan Pomalaa.

Kesan mendalam dirasakan oleh pengunjung, termasuk Ridwan, seorang mahasiswa yang pernah melakukan praktik kerja lapangan (PKL) di site Pomalaa. Ia memuji kerapian stan dan memberikan kesaksian mengenai disiplin tinggi PT Vale terhadap keselamatan kerja. “Stannya sangat bagus, bintang lima. Pengalaman saya PKL tahun lalu, PT Vale sangat memperhatikan mahasiswa dan sangat tegas soal budaya safety first,” kenangnya.

Penerapan standar keselamatan yang ketat dan bimbingan bagi generasi muda menjadi bagian dari tata kelola (governance) perusahaan yang berstandar internasional. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap sumber daya manusia yang terlibat dalam ekosistem PT Vale memiliki kompetensi dan kesadaran lingkungan yang mumpuni.

Melalui partisipasi aktif di HUT Sultra ke-62, PT Vale Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi mitra utama pembangunan provinsi. Meski proyek Pomalaa masih dalam tahap konstruksi, perusahaan bertekad terus meningkatkan kontribusi ekonominya dan memperluas manfaat pemberdayaan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara di masa depan. (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 14:27 WITA

Proyek HPAL Sambalagi Capai Tonggak Penting dengan Kedatangan Autoclave, Perkuat Masa Depan Hilirisasi Berkelanjutan

23 Juli 2026 - 13:26 WITA

Terapkan Pelabuhan Ramah Lingkungan dan Berbasis Digital di Balantang, PT Vale Raih Penghargaan Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026

17 Juli 2026 - 13:11 WITA

Melestarikan Tradisi, Menciptakan Peluang: PT Vale Promosi Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas

11 Juli 2026 - 20:54 WITA

Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas

9 Juli 2026 - 21:58 WITA

Vale Indonesia – Siswa SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon Peringati HLH

25 Juni 2026 - 14:59 WITA

Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal

24 Juni 2026 - 16:17 WITA

Trending Vale Indonesia