Menu

Mode Gelap
Vale Gelar Kickoff PPM–SDGs Desa 2025 Sebagai Komitmen Dukung Pembangunan Investasi untuk Masa Depan Bangsa: Kolaborasi Penguatan Pendidikan Tinggi di Sorowako Sertijab Enam Pejabat Jajaran Polres Lutim, Kapolres : Ini Regenerasi Sinergi TNI dan Industri untuk Hilirisasi Berkelanjutan: Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Progres Proyek Strategis Nasional PT Vale di Pomalaa PT. CLM Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat Warisan Hijau untuk Dunia: PT Vale Indonesia Lakukan Penanaman Pohon Serentak sebagai Komitmen Global Terhadap Iklim dan Keberlanjutan

LUWU TIMUR

Bupati : Kita Optimalkan Peran Kader Posyandu

badge-check


					Bupati : Kita Optimalkan Peran Kader Posyandu Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Kader posyandu diharapkan menjadi garda terdepan di bidang kesehatan. Terutama, meningkatkan kualitasnya untuk mencegah angka stunting di Kabupaten Luwu Timur.

Harapan itu disampaikan Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan “Jambore Kader Posyandu dengan tema “Cegah Stunting itu Penting, Kader Tangguh No Stunting”, yang digelar di Bukit Wisata Agro, Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Jum’at (11/10/2019).

Menurut WHO, kata Bupati, diseluruh dunia diperkirakan ada 178 juta anak dibawah 5 tahun pertumbuhannya terhambat karena stunting, Indonesia merupakan negara urutan kelima dalam jumlah anak dengan kondisi stunting. Maka itu, sambung Bupati, optimalisasi peran kader posyandu mencegah balita stunting terus dipacu, demi terwujudnya generasi yang sehat dan cerdas.

“Jambore kader posyandu merupakan momentum yang sangat penting bagi kader posyandu dalam menggerakan dan menjalankan program dan kegiatan di desa, dimana membutuhkan perhatian dan kerja keras yang serius dalam rangka mencegah dan menanggulangi stunting,” jelasnya.

Ditambahkan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang pada anak yang disebabkan beberapa faktor. Diantaranya, kurangnya asupan gizi saat ibu hamil dan minus asupan gizi ketika bayi dalam kandungan atau seribu hari pertama kehidupan.

“Karenanya, para kader harus dapat meningkatkan komitmen untuk bersama sama meningkatkan giI masyarakat dalam upaya mencegah stunting,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua panitia penyelenggara, Basondeng Abbas menerangkan, kegiatan Jambore Kader Posyandu tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan semangat kerja, sekaligus memberikan motivasi serta meningkatkan keterampilan para kader posyandu.

Selanjutnya, Basondeng pun berharap, melalui kegiatan ini diharapkan agar terbentuk kader-kader unggul penuh inovasi untuk menyelenggarakan kegiatan posyandu.

“Setelah jambore ini, diharapkan pengetahuan kader tentang pendidikan dan kesehatan bertambah sehingga pelayanan posyandu semakin baik,” tandasnya.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari yakni dari 11 hingga 13 Oktober 2019 ini, dimeriahkan berbagai lomba, diantaranya Lomba Penyuluhan, Lomba Simulasi Penimbangan 9 langkah, Lomba Pelaksanaan Posyandu 5 langkah, Lomba Simulasi Cuci Tangan 7 langkah serta beberapa lomba lainnya.

Kesemua lomba tersebut diikuti 110 peserta yang terdiri dari 10 peserta perkecamatan.

Turut hadir pada pembukaan jambore tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, H. Amran Syam dan seluruh Camat se Kabupaten Luwu Timur. (hms/ikp/kominfo)

Lainnya

Sertijab Enam Pejabat Jajaran Polres Lutim, Kapolres : Ini Regenerasi

4 Desember 2025 - 19:54 WITA

PT. CLM Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat

1 Desember 2025 - 20:04 WITA

Yuk Nobar, Persis Solo vs PSM Makassar Malam ini di Warkop Brother, Ada Doorprizex

29 November 2025 - 10:18 WITA

Pagar SDN 209 Mantaipi Tawakua Ambruk

27 November 2025 - 13:04 WITA

101,2 Gram Sabu Dimusnahkan Kejari Lutim, Juga Berbagai BB Lainnya

26 November 2025 - 15:26 WITA

Trending KRIMINAL