Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

Berkat Irigasi PT.Vale Indonesia, Petani di Laskap Sangat Terbantu

badge-check

Berkat Irigasi PT.Vale Indonesia, Petani di Laskap Sangat Terbantu Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Kelompok Tani Padaidi, Desa Laskap, Kecamatan Malili menyampaikan rasa terima kasihnya ke PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) yang telah membangun irigasi perpipaan sistem pemompaan di daerah mereka.

Irigasi tersebut hadir berkat Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)) dan Pelaksanaan Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM) PT Vale, di Kawasan penunjang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan. Selain sarana irigasi, pada beberapa waktu lalu juga di Kawasan ini dilakukan pelatihan pertanian organic sehat, ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Masyarakat Desa Laskap akhirnya menikmati irigasi tersebut, Minggu (17/04/2022). Irigasi ini mengairi sawah seluas 30 hektar.

Ketua Kelompok Tani Padaidi, Supriadi mengatakan, irigasi ini sangat memberikan manfaat besar bagi petani Desa Laskap, karena membantu pengairan sawah yang selama ini kekurangan air dipicu tidak adanya fasilitas penunjang irigasi yang memadai.

“Terima kasih PT Vale, kami sangat terbantu dengan hadirnya pompa irigasi karena dapat mengairi sawah petani,” katanya.

Baca Juga :

Vale Umumkan Capaian Produksi Nikel Triwulan Pertama 2022

Supriadi menjelaskankan, proses pengoperasian mesin pompa yang dimulai sejak pukul 11.00 WITA sampai dengan pukul 23.00 wita atau sekitar 12 jam, dengan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar hingga 7 liter.

Namun Supriadi masih akan melakukan simulasi perhitungan biaya operasional untuk memastikan seberapa besar kebutuhan BBM untuk mengairi seluruh hamparan milik kelompok tani, mengingat penggunaan fasilitas irigasi tersebut baru mengaliri area sawah milik Supriadi saja.
Pengairan tersebut nantinya akan dimanfaatkan dua kelompok tani Laskap dengan luasan lahan 30 hektar dan 12 kelompok tani Pongkeru dengan luasan lahan 120 hektar.

Sementara itu, Senior Manager Social Development Program (SDP) Ardian Putra berharap fasilitas yang diberikan PT Vale untuk Kawasan pertanian di kecamatan Malili tersebut dapat membawa manfaat dan meningkatkan kualitas pertanian di wilayah pemberdayaan PT Vale.

”Di sekitar wilayah pemberdayaan PT Vale, sentra pertanian unggulan selain berada Mahalona dan Wasuponda juga ada di area Malili. Makanya program tersebut dihadirkan, apalagi animo petani tinggi dalam belajar teknis budidaya. Sebagaimana arahan Pak Bupati Luwu Timur pada Musrenbang bulan maret 2022 ini, disampaikan bahwa kedepannya sektor pertanian akan menjadi salah satu tumpuan kontribusi PDRB selain pariwisata,”ungkapnya. (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Melestarikan Tradisi, Menciptakan Peluang: PT Vale Promosi Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas

11 Juli 2026 - 20:54 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas

9 Juli 2026 - 21:58 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Trending LUWU TIMUR