Balita Stunting di Lutim Dapat Bantuan

oleh -9 views
Balita Stunting di Lutim Dapat Bantuan

LUWU TIMUR,Timuronline – Upaya mencegah penyakit stunting merupakan tanggung jawab bersama. Sebagaimana Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim) yang memiliki komitmen kuat dalam pencegahan stunting dengan cepat.

Inilah yang menjadi motivasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur yang memberikan makanan tambahan dan vitamin kepada balita penderita stunting yang beresiko tinggi atau kekurangan energi kronik (KEK).

Seperti yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj, Sufriaty Budiman, yang memberikan makanan tambahan dan vitamin kepada balita penderita stunting pada saat pelantikan ketua TP PKK Desa, di Aula Kantor Camat Malili, Kamis, (02/12/2021).

Baca Juga :

https://timur-online.com/7-ketua-tp-pkk-desa-di-malili-dilantik/

Didampingi oleh Ketua DWP Luwu Timur, Hj. Masrah Bahri Suli, Camat Malili, Nur Saifullah dan Pengurus serta kader PKK Luwu Timur. Ketua TP PKK Luwu Timur Hj, Sufriaty Budiman terlihat berbincang-bincang serta memberikan motivasi dan semangat kepada orang tua balita stunting.

Hj. Sufriaty Budiman menyampaikan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PKK Luwu Timur terhadap gizi dan tumbuh kembang anak di Luwu Timur khususnya penderita stunting.

Artikel Lainnya :  Berkat Program UKBM PPM Vale, Wawasan Ramuan Obat Tradisonal Warga Bertambah

“Hari ini kita memberikan makanan tambahan dan vitamin kepada balita stunting, bertujuan juga untuk membiasakan anak-anak memakan makanan bergizi seperti sayur dan buah-buahan, agar pertumbuhan mereka di masa depan dapat menjadi anak-anak yang cerdas dan berkualitas,” imbuhnya.

“Dengan pemberian makanan tambahan kepada balita, diharapkan ibu-ibu dapat mempelajari tentang cara mengolah makanan yang murah dengan bahan lokal menjadi makanan yang enak dan bergizi, sehingga di hari berikutnya ibu-ibu bisa mengolah makanan bergizi secara mandiri,” ujar Ketua TP PKK Luwu Timur.

Sementara itu, salah satu orang tua dari balita stunting, mengaku bersyukur dengan adanya program ini, sebab pihaknya bisa mengetahui jenis makanan yang bergizi untuk balita. “Mudah-mudahan dengan makanan tambahan dan vitamin ini, anak saya bisa lepas dari kasus stunting,” harapnya (hms/ikp/kominfo)

Inline Related :