Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Antri Vaksin, Anak SD Baca Buku Perpustakaan

badge-check

Antri Vaksin, Anak SD Baca Buku Perpustakaan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Luwu Timur berkolaborasi bersama UPTD Puskesmas Burau dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat utamanya bagi pelajar tingkat sekolah dasar untuk baca buku.

Kolaborasi ini terihat melalui gerai perpustakaan dan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun, dalam rangkaian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim) dalam program evaluasi program 2021 dan kick off program Pemerintah berbasis kecamatan, di Depan Gedung Multiguna Burau, Rabu (19/01/2022).
 
Baca Juga : Aplikasi Mobile PLN Dapat Bantu IRT Bayar Listrik
 
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Luwu Timur, Satri mengatakan, pihaknya berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang sedang mengantri Vaksin, dimana sambil menunggu antrian untuk divaksin, mereka bisa membaca buku-buku yang disiapkan di gerai Perpustakaan Keliling.
 
“Sekarang kita banyak ke sekolah. Jadi bagaimana kita menggerakkan daya minat masyarakat dan anak-anak sekolah untuk bisa mencintai buku. Tentu, kalau dia cintai buku berarti dia harus membaca,” kata Satri.
 
Menurut Satri, gerai perpustakaan yang disiapkan DPK adalah salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca anak-anak SD. Selain itu, agar tidak jenuh saat menunggu giliran vaksinasi.
 
“Jadi sambil menunggu giliran vaksinasi, kita arahkan mereka untuk membaca buku supaya jangan jenuh,” jelasnya.
 
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Burau, Nurhapiah Hafid menyampaikan, vaksinasi untuk anak usia 6-11 baru dimulai hari ini. Kata dia, pihaknya menyasar 11 SD dengan 2080 siswa.
 
“Sesuai dengan keinginan Pemerintah vaksinasi ini ditargetkan 100 persen selesai pada Rabu pekan depan,“ terangnya.
 
Oleh karena itu, dia berharap, dukungan orang tua dari anak-anak yang akan divaksin sangat penting dalam mensukseskan vaksinasi pelajar ini. 
 
“Awalnya, ada beberapa orang tua yang tidak mau anaknya divaksin, tapi setelah sosialisasi mereka sudah mau, kita berharap itu tidak terjadi lagi,” tutupnya. (ikp/kominfo-sp)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM