Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

Antisipasi Luapan Sungai, Warga Cendana Hitam Timur Gotong Royong Pasang Geobag

badge-check

Antisipasi Luapan Sungai, Warga Cendana Hitam Timur Gotong Royong Pasang Geobag Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam upaya mengantisipasi luapan air Sungai Kalaena agar tidak meluap melewati tanggul pembatas yang dapat berdampak pada lahan persawahan, warga Desa Cendana Hitam Timur (CHT) bergotong royong memasang geobag pada Jumat (31/5/2024) pagi.

Kegiatan gotong royong ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Cendana Hitam Timur, Diman. Warga, baik laki-laki maupun perempuan, bahu-membahu mengisi tanah ke dalam geobag berwarna putih yang kemudian dipikul dan disusun rapi sepanjang 100 meter.

Geobag adalah geotekstil berbentuk kantung yang diisi dengan pasir atau tanah dengan volume 0,3 meter kubik hingga 10 meter kubik. Produk ini digunakan sebagai metode alternatif pengganti batu dalam proteksi pantai, lereng sungai, atau saluran yang rentan terhadap erosi akibat arus sungai atau gelombang laut. Geobag terbuat dari material geotekstil woven dan non-woven dengan bahan polimer polypropylene (PP) atau polyester (PET), yang dijahit dengan benang berkekuatan tarik tinggi untuk menahan gaya erosi air.

Geobag untuk warga Desa Cendana Hitam Timur merupakan bantuan dari Balai Besar Pompengan-Jenebarang sebanyak 200 kantong, guna mengantisipasi luapan air Sungai Kalaena yang hampir setiap musim hujan selalu mengancam lahan sawah warga akibat penurunan tanggul proteksi di wilayah tersebut.

“Ada 200 kantong geobag yang diisi dengan tanah untuk menahan luapan air sungai sehingga tidak masuk ke persawahan warga sebagai akibat dari turunnya tanggul,” ujar Diman, Sekdes Cendana Hitam Timur, di sela-sela kegiatan gotong royong warga.

Sementara itu, Camat Tomoni Timur, Yulius, yang menyaksikan langsung aktivitas pengangkutan geobag yang telah diisi tanah oleh warga, mengapresiasi Kepala Balai Besar Pompengan yang telah memberikan bantuan geobag kepada warga Cendana Hitam Timur setelah melakukan peninjauan kondisi tanggul beberapa waktu lalu.

“Mewakili warga Cendana Hitam Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada Balai Besar Pompengan yang sudah memberikan bantuan geobag. Semoga bantuan ini bermanfaat dalam menahan luapan sungai agar tidak masuk ke areal persawahan,” ujar Yulius. (kominfo-sp)

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL