Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Akrabnya Ketua dan Wakil Ketua PKK Lutim di Kemah Bina

badge-check

Akrabnya Ketua dan Wakil Ketua PKK Lutim di Kemah Bina Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Jelang peringatan Hari Ibu ke-91 yang jatuh pada 22 Desember 2019 mendatang, Tim Penggerak PKK Kecamatan Burau menggelar kemah bina akrab kader PKK se Kecamatan Burau, di Lapangan Kecamatan Burau, Jumat (06/12/2019), yang dibuka Oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur, Puspawati Husler.

Dalam sambutannya, Puspawati yang ditemani wakilnya, dr. Ani Nurbani yang terlihat tetap kompak dan akrab, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Ketua PKK Kecamatan Burau bersama pengurus yang telah lebih awal melaksanakan peringatan Hari Ibu ke-91.

Menurut Puspawati, kemah bina akrab kader PKK ini merupakan momen penting membangun silaturahmi dan membina keakraban dengan para kader yang pada gilirannya akan membangun sinergitas dan kerjasama dalam menjalankan 10 program PKK.

Peringatan Hari Ibu ke-91 mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” yang diperingati setiap tanggal 22 Desember menjadi momen penting yang harus dimaknai sebagai hari kebangkitan perempuan Indonesia yang tidak terpisahkan dengan kebangkitan bangsa.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Nursima mengatakan, kegiatan kemah bina akrab kader PKK ini berlangsung selama tiga hari, 6 s.d 8 Desember 2019 yang diikuti kader PKK Desa se Kecamatan Burau dan organisasi perempuan.

Beberapa kegiatan yang dilakukan, kata Nursima, diantaranya defile, kata berkata, cerdas cermat, senam, penyluhan 10 program PKK, paduan suara, outbond dan beberapa lomba tradisional seperti lari karung, dll.

“Pada intinya, kegiatan ini untuk membina keakraban dan silaturahmi antar sesama pengurus dan kader PKK serta organisasi wanita lainnya,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM