Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

Akbar Buka Rapat Koordinasi TPPS Tingkat Kabupaten Luwu Timur

badge-check

Akbar Buka Rapat Koordinasi TPPS Tingkat Kabupaten Luwu Timur Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Wakil Bupati Luwu Timur, Mochammad Akbar Andi Leluasa selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) membuka Rapat Koordinasi TPPS tingkat Kabupaten Luwu Timur yang juga dirangkaikan dengan Rembuk Stunting dan Sosialisasi Pelaksanaan Intervensi Serentak tahun 2024, yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Lutim, Kamis (20/06/2024).

Kegiatan ini bertujuan guna meningkatkan komitmen dukungan pemangku kepentingan dan pemangku kebijakan dalam upaya penurunan stunting dan mendukung kegiatan pelaksanaan intervensi serentak di posyandu.

Turut hadir pada Kegiatan ini Kabag Hukum, Ketua Baznas Kab Luwu Timur, Kepala Bapelitbangda, Dohri As’ari, Kepala Dinas Kesehatan, dr.Adnan, yang sekaligus sebagai Narasumber, Sekertaris Dinas P2KB, I Dewa Putu Alit, Para Kepala OPD, Para Camat, Para Kepala Puskesmas, Tenaga Nutrisionis, Satgas Stunting, Kepala Desa/Lurah, Koordinator PKB/PLKB, Serta seluruh jajaran TPPS lingkup kabupaten Lutim.

Dalam sambutannya, Wabup Akbar mengatakan, peningkatan kualitas manusia Indonesia merupakan salah satu misi sebagaimana tertera pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 dengan salah satu indikator dan target Prevalensi Stunting pada Balita yaitu sebesar 14 persen tahun 2024.

“Melalui rapat koordinasi hari ini, saya menekankan bahwa pemerintah sangat serius mengupayakan penurunan stunting melalui komitmen pemerintah yang tidak pernah kendur,” ungkapnya.

Adapun Prevalensi stunting Kabupaten Lutim berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 yaitu sebesar 26 persen.

“Dalam Percepatan penurunan stunting dan untuk memastikan konvergensi antar program memerlukan komitmen yang kuat, bukan hanya pada tenaga kesehatan saja, melainkan membutuhkan keterlibatan kita semua,” tutup Akbar. (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL