Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

LUWU TIMUR

Corona Datang, Narkoba (masih) Menyerang

badge-check


					Corona Datang, Narkoba (masih) Menyerang Perbesar

Laporan : Red Timuronline

Timuronline – Di tengah pandemi Corono Virus Disease 19 ( Covid-19) konsentrasi semua orang tertuju pada virus yang satu ini. Bukan hanya pihak pemerintah, kepolisian, TNI melainkan seluruh masyarakat pada umumnya dua bulan terakhir ini terus “berperang” melawan Corona. 

Tak tanggung-tanggung, puluhan ribu warga Indonesia yang tersebar dari sabang sampai merauke pun menjadi korban keganasan virus yang berasal dari Cina ini, tak terkecuali di Kabupaten Luwu Timur, Propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Tercatat hingga saat ini (Update 20 April 2020), 1 orang positif (telah dinyatakan sembuh), 16 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sisa 3 orang proses pengawasan serta tercatat sebanyak 278 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang diantaranya hanya menyisahkan 28 orang.

Disana-sini dipelbagai wilayah di Luwu Timur, mulai dari desa hingga kabupaten, pemerintah dan para relawan membentuk posko di perbatasan wilayah untuk mencegah atau mengidentifikasi warga pendatang apakah mereka membawa virus corona atau tidak.

Bukan hanya itu, berbagai kegiatan lainnya seperti sosialisasi bahaya corona dan pembagian masker di jalan-jalan hampir tiap hari kita temui. 

Yah, Corona datang, warga takut hingga ada yang merasa panik karena takut tertular. Tapi tunggu dulu, aksi kriminal di tengah pandemi corona juga datang menyerang, apa itu ? tak lain dia adalah Narkoba

Mungkinkah para pelaku narkoba jenis sabu ini memanfaatkan situasi pendemi corona saat ini ? Yang jelasnya, pihak kepolisian Satres Narkoba Polres Lutim setidaknya telah mengungkap 4 (empat) kasus dengan sejumlah tersangka dan barang bukti berhasil diamankan.

Tanggal Pelaku Tempat Barang Bukti
04 April 2020 2 Orang ( UM dan MA) Desa Laskap, Malili 0,92 Gram Sabu
06 April 2020 1 Orang ( TF ) Desa Asuli, Towuti 2,23 Gram Sabu
09 April 2020 2 Orang ( HNR dan MRD ) Desa Puncak Indah, Malili 0,14 Gram Sabu
20 April 2020 1 Orang ( AR ) Desa Baruga 40,29 Gram Sabu

Tentu, ini suatu yang miris. Kabupaten Luwu Timur yang merupakan wilayah perbatasan antara Propinsi Sulawesi Tengah dan Sulawei Tenggara, dijadikan wilayah peredaran narkoba yang cukup masif. Bukan baru tahun ini, beberapa tahun belakangan, Pemerintah dan kepolisian telah menyatakan perang melawan narkoba. Namun faktanya, para pemakai dan pengedar narkoba di wilayah pecahan dari Kabupaten Luwu Utara ini masih lancar menjalankan bisnis haram mereka.

Jika kita mampu bersatu melawan Corona, kita pun harus bersatu memberantas peredaran Narkoba di wilayah yang kita cintai ini. Ayo lawan Corona, Basmi Narkoba !! (Red)

 

Baca Lainnya

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Polda Sulsel Tangani Kasus Ambulance Desa di Luwu Timur, Sejumlah Pihak Akan Diperiksa

19 Mei 2026 - 10:30 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Pantai Impian Tidak Bisa Jadi Aset Desa, Ada Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Atasnya ?

17 Mei 2026 - 12:55 WITA

PT. PUL Salurkan Bantuan ke Masjid Nurul Haq Ussu

17 Mei 2026 - 10:44 WITA

Trending LUWU TIMUR