Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

RDP di DPRD Lutim, Kadis Pendidikan Ingin Tutup Salah Satu SD, Rully : Saya Tidak Setuju

badge-check

RDP di DPRD Lutim, Kadis Pendidikan Ingin Tutup Salah Satu SD, Rully : Saya Tidak Setuju Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Komisi 1 DPRD Luwu Timur gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengundang Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, BKPSDM, dan Camat Mangkutana di Kantor DPRD Luwu Timur. Jumat (25/10/2019) kemarin. RDP membahas pendirian Unit Sekolah Baru (USB) oleh Dinas Pendidikan. Salah satunya pendirian USB yakni Pendirian SMPN 2 Tomoni memicu tanya Anggota Komisi 1.

Pasalnya pendiriannya tersebut dengan menutup SDN 187 Sumber Agung di Desa Lestari. Kepala Dinas Pendidikan, La Besse mengatakan SDN 187 Sumber Agung mengalami penurunan murid dari tahun ke tahun yang kebetulan masuk wilayah kecamatan Tomoni.

“ Penutupan SDN Sumber Agung mulai tahun ajaran 2019/2020 ini, setelah melalui proses pertimbangan yang berujung kesepakatan,” kata La Besse.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi 1, Rully Heryawan mengatakan pada dasarnya menyetujui pendirian SMPN 2 Tomoni dengan alasan mengurai kepadatan murid yang ada di SMPN 1 Tomoni. Namun pendirian sekolah dengan menutup SDN 187 Sumber Agung, Rully mengatakan tidak sependapat.

Menurutnya dengan adanya penutupan yang terjadi akan timbul masalah baru yakni masyarakat yang ada di dalam desa lestari tidak memiliki SD sehingga mereka diharuskan ke Mulyasri dan Bangun Jaya yang jauh.

“Kami tidak ingin timbul masalah baru, jangan sampai menghilangkan minat anak-anak untuk bersekolah,” kata Rully.

Sebagai solusinya, Rully yang juga Ketua Fraksi Hanura ini mengatakan hendaknya Dinas Pendidikan mencari lahan di Tomoni untuk didirikan SMPN 2 Tomoni.

“Tidak ada masalah kita bangun sekolah, kita ganti rugi lahan jika perlu,” kata Rully.

Untuk diketahui, Dinas Pendidikan berencana mendirikan USB di 4 kecamatan berbeda, antara lain SMPN 3 Wasuponda, SMPN 2 Kalaena, SMPN 2 Tomoni, dan SMPN 2 Mangkutana. Alasan pendiriannya SMPN 2 Tomoni dan SMPN 2 Mangkutana, kata La Besse adalah untuk mengurai kepadatan yang ada di SMPN 1 Tomoni dan SMPN 1 Mangkutana.

Kedua sekolah ini menurutnya telah mencapai 1.000 murid, dan untuk menambah bangunan sudah tidak memungkinkan lagi.

“Kedua sekolah itu (SMPN 1 Tomoni dan SMPN 1 Mangkutana) memiliki lokasi yang terbatas,” kata La Besse.

Tujuan kedua adalah mendekatkan pelayanan seperti di SMPN2 Kalaena dan SMPN 3 Wasuponda. (tom)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL