Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

Vale Indonesia

Bangun Budaya Cinta Lingkungan, PT Vale Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Morowali

badge-check


					Bangun Budaya Cinta Lingkungan, PT Vale Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Morowali Perbesar

MOROWALI,Timuronline – Dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan di wilayah pemberdayaan, PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”) Indonesia Growth Project (IGP) Morowali melalui program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat menyelenggarakan program bertajuk “Murid Cinta Lingkungan: Kelola Sampah dengan Bijak” ditujukan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di 13 (tiga belas) Desa binaan PT Vale. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi pengelolaan sampah dengan tujuan untuk menanamkan kesadaran pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sejak dini.

Melalui metode pendekatan edukatif, interaktif dan menyenangkan, PT Vale IGP Morowali memberikan edukasi dan mengajak generasi muda untuk memahami pentingnya mengelola sampah secara bertanggung jawab melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus menerapkan nilai-nilai 5K (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, Ketertiban, dan Keindahan).

Selama lebih dari satu bulan, sejak tanggal 13 Agustus hingga 17 September 2025, PT Vale telah mendatangi sebanyak 12 (dua belas) Sekolah Dasar yang tersebar di wilayah Kabupaten Morowali seperti Siumbatu, Dampala/Lele, Bahomotefe, Bahomoahi, Kolono, Ululere, hingga Lahuafu. Kegiatan ini mendapatkan tanggapan yang positif dan antusiasme dari para siswa-siswi dimana hal tersebut terlihat jelas sejak awal kegiatan. Mereka tidak hanya menerima materi edukatif tentang sampah, tetapi juga diajak terlibat dalam diskusi, serta kuis-kuis seputar lingkungan yang menambah wawasan dan semangat belajar.

Program ini bukan hanya sekadar edukasi, melainkan juga langkah strategis untuk membangun budaya cinta lingkungan yang dimulai dari sekolah.

“Kami percaya bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai sejak dini. Anak-anak adalah agen perubahan masa depan. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa-siswi dapat menjadi pelopor kebersihan, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar,” ujar Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale IGP Morowali.

Selain itu, program pengelolaan sampah ini juga merupakan bagian dari visi jangka panjang Perusahaan untuk mewujudkan Desa-Desa dampingan yang bersih, sehat dan berkelanjutan, sekaligus untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Hal serupa disampaikan oleh Ibu Fatmawati Laima, Kepala Sekolah SDN Nambo, salah satu sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PT Vale. Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Materi yang disampaikan mudah dipahami, dan materi yang disajikan bisa langsung dipraktikkan oleh siswa-siswi untuk memilah sampah sesuai jenisnya. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena sangat bermanfaat untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan,” tuturnya.

Melalui program “Murid Cinta Lingkungan: Kelola Sampah dengan Bijak”, PT Vale IGP Morowali tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai positif yang akan menjadi bekal hidup anak-anak di masa depan. Langkah kecil ini diharapkan mampu membawa dampak besar dalam menciptakan Desa yang lebih hijau dan berdaya, sejalan dengan komitmen Perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan di SDN Lahuafu pada tanggal 17 September 2025, PT Vale IGP Morowali menegaskan kembali bahwa transformasi menuju lingkungan bersih dan nyaman tidak bisa ditunda dimana generasi muda, para murid adalah sebagai ujung tombak.

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

26 Mei 2026 - 13:29 WITA

Trending Vale Indonesia