Menu

Mode Gelap
Sukseskan Musancab, DPC PDI-P Lutim Gelar Rapat Persiapan Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang Suara Hati Ketua STT: Upaya Merajut Kerja Sama Masyarakat Hindu Di Desa Kertoraharjo SMAN 4 Luwu Timur Gelar Studi Wawasan di Wawania Rahampu’u Matano Pertama di Piala Dunia 2026, Messi Cetak Hattrick, Jadi Top Scorer Sementara Hasil Group I Piala Dunia 2026 : Perancis Taklukkan Senegal, Mbappe Cetak Brace

LUWU TIMUR

BPBD Gelar Sosialisasi dan FGD IKD untuk Turunkan Indeks Risiko Bencana Lutim

badge-check


					BPBD Gelar Sosialisasi dan FGD IKD untuk Turunkan Indeks Risiko Bencana Lutim Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Sebagai upaya untuk menurunkan Indeks Risiko Bencana Kabupaten Luwu Timur Tahun 2024, maka BPBD Lutim menggelar Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD)”, di aula kantor Bapelitbangda Lutim, Jumat (22/11/2024).

FGD yang dibuka Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lutim, dr. H. April mewakili Pjs. Bupati Lutim, melibatkan seluruh OPD Lutim, Instansi Vertikal, TNI/Polri, BUMN/BUMD, Akademis dan Dunia Usaha.

IKD merupakan upaya untuk mengukur kapasitas penanggulangan bencana di wilayah administrasi, baik ditingkat kabupaten kota maupun provinsi.

Kegiatan ini dilaksanakan mengingat bahwa Luwu Timur merupakan salah satu daerah yang berpotensi terhadap berbagai ancaman bencana, baik bencana geologi maupun hidrometeorologi.

Dalam sambutannya, dr. April menyampaikan bahwa, banyak faktor yang dimasukkan sehingga tercapai suatu indeks, kita telah mendengarkan bahwa IKD Lutim ini dari tahun ke tahun bisa meningkat.

“Data dari BPBD bahwa, capaian IKD Lutim tahun 2023 adalah kategori sedang dan ini harus kita tingkatkan, kita perbaiki apa-apa strategi supaya IKD meningkat untuk mengimbangi peningkatan sebuah bencana,” imbuhnya.

“Mudah-mudahan setelah ishoma kita lanjutkan dengan diskusi, dengan sajian data oleh narasumber, tentang bagaimana mengukur IKD, yang dimulai dari kebijakan, jadi semua upaya baik kita, untuk menghadapi bencana,” tambah April.

Selanjutnya, Ia menjelaskan, terkait kenapa bencana ini harus diurusi BPBD Provinsi hingga daerah. Menurutnya, karena ini merupakan amanat Kemendagri yang diperbaharui, dimana bencana itu harus ada daerah yang mengurusi.

“Makanya ada BPBD yang harus mengurus itu dalam suatu standar yang merupakan urusan pemerintah yang wajib dan menuntaskan ada atau tidak ada anggaran harus tetap dilaksanakan. Alhamdulillah kita ini di Lutim, saya kira tidak ada alasan, makanya kita harus memperkuat kapasitas BPBD,” jelas dr. H. April.

Usai dibuka oleh Kalaksa BPBD Lutim, acara dilanjutkan dengan pemaparan para pemateri diantaranya ialah dari BPBD Provinsi Sulsel, Warham, Tenaga Ahli Kebencanaan BPBD Sulsel, Jasman Ghadi, M.Si selaku Fasilitator Nasional, dan Kasubag Perencanaan BPBD Lutim, Chalijah selaku Fasilitator Kabupaten. (kominfo-sp)

 

Baca Lainnya

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM