Menu

Mode Gelap
Hasil Piala Dunia 2026 Group D : Australia Bekuk Turki 2-0 Daftar Pencetak Gol Piala Dunia 2026 Hasil dan Jadwal Piala Dunia 2026 Klasemen Piala Dunia 2026 Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

LUWU TIMUR

Bunda Paud Lutim Ingatkan Pentingnya Sinergi Guru dan Orang Tua Dalam Fase Golden Age

badge-check


					Bunda Paud Lutim Ingatkan Pentingnya Sinergi Guru dan Orang Tua Dalam Fase Golden Age Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Bunda Paud Luwu Timur, Hj. Sufriaty Budiman yang juga Ketua TP PKK Lutim mengungkapkan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam penguatan fase golden age atau usia emas pada anak usia dini, saat menjadi narasumber kegiatan Sosialisasi Transisi Paud ke SD yang menyenangkan, di Aula Kantor Desa Watangpanua, Kecamatan Angkona, Jum’at (13/10/2023).

Menurut Sufriaty, periode emas atau golden age adalah tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang paling penting pada masa awal kehidupan anak yang hanya terjadi satu kali dalam kehidupan setiap anak. Golden age meliputi 1.000 hari pertama kehidupan anak yang dihitung dari masa kandungan sampai dengan usia anak mencapai dua tahun.

“Fase ini akan sangat berpengaruh pada masa depannya nanti. Sehingga pada fase ini menghindari cubitan, bentakan karena akan merusak jiwa anak. Jika berkomunikasi dengan anak gunakanlah frekuensi suara yang rendah tetapi tetap memperhatikan ketegasan dan pertumbuhan fisik anak,” terang Sufriaty.

Ia menjelaskan, ada lima indikator pentingnya orang tua mengenal tiap tahapan golden age yaitu; motorik kasar, motorik halus, kognitif, bicara dan interaksi sosial.

“Jika terpenuhi enam aspek kemampuan pondasi anak seperti pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri yang memadai, dapat menjadikan anak aktif berpartisipasi di lingkungan sekolah secara mandiri,” jelas Sufriaty.

Oleh karena itu, sinergi antara orang tua dan guru memegang peranan penting dalam mendukung perkembangan anak pada fase golden age.

“Dengan komunikasi dan kerjasama antara guru dan orang tua, anak usia dini akan memiliki pondasi yang kuat untuk pertumbuhan dan perkembangannya yang lebih baik,” pungkasnya.

Turut hadir, Camat Angkona beserta Ketua TP PKK Kecamatan Angkona, Fasilitator Transisi Paud ke SD, Yunita, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Rosmiati Alwy beserta jajaran, para Kepala Desa beserta Bunda Paud Desa, Kepala Sekolah SD, TK, Orang tua siswa, TP PKK Kecamatan Angkona, Kader Posyandu dan Pemerhati Anak Usia Dini. (kominfo-sp)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM