Menu

Mode Gelap
CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji Hasil Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang Kongo, Inggris Atasi Kroasia

LUWU TIMUR

Layanan Perpuskel, Upaya DPK Lutim Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

badge-check


					Layanan Perpuskel, Upaya DPK Lutim Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Dalam upaya menjalankan amanah yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Luwu Timur memberikan layanan perpustakaan keliling (Perpuskel)

Hal ini sejalan dengan perintah UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, dimana pada pasal 5 ayat (2) menyatakan : masyarakat di daerah terpencil, terisolasi atau terbelakang sebagai akibat faktor geografis berhak memperoleh layanan perpustakaan secara khusus dengan kondisi setempat misalnya Perpustakaan Keliling atan Perpustakaan Terapung.

Kedua hal tersebut menjadi dasar bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur dalam penyelenggaraan layanan perpustakaan keliling yang kembali dilaksanakan setelah sempat vacum karena adanya pandemi.

Pustakawan Ahli Muda, Aristu Frisian yang dikonfirmasi, Jumat (28/10/2022), mengungkapkan bahwa Perpustakaan keliling ini mendapatkan respon yang cukup besar dari masyarakat, khususnya para peserta didik, hal ini dibuktikan dengan besarnya antusias para siswa ketika mobil layanan perpustakaan keliling hadir dalam lingkungan sekolah mereka.

“Secara menyeluruh dapat dikatakan bahwa minat baca pada peserta didik masih tinggi, bahkan mereka berharap kehadiran mobil layanan dapat sesering mungkin hadir di sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Baca Juga:

Asisten Administrasi Umum Buka Kampanye Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia

Lanjut Aristu, Kunjungan pertama dilakukan pada UPTD SDN No. 157 Sindu Agung, Kecamatan Mangkutana dan dilanjutkan ke UPTD SDN No. 150 Mangkutana. Tim diterima oleh Kepala Sekolah den beberapa guru. Setelah menyampaikan tujuan kunjungan, pihaknya melakukan layanan perpustakaan dengan beberapa tahapan.

Tahapan tersebut, kata Aristu, ialah setelah mobil layanan perpustakaan keliling dibuka, para peserta didik diberi kesempatan untuk memilih buku yang mereka ingin baca dan tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Luwu Timur memberikan waktu membaca hingga 15 – 30 menit.

Setelah itu tim memberikan kesempatan bagi siswa yang mau menceritakan kembali isi buku yang telah dibacanya berdasarkan pemahaman masing-masing dan tentu ada hadiah yang telah disiapkan bagi siswa yang dapat menceritakan kembali.

“Hal ini untuk memotivasi peserta didik lainnya agar dalam membaca, dapat memahami isinya dengan begitu bahan pustaka memiliki manfaat bukan hanya hanya sekedar dibaca tanpa ada pengetahuan yang bertambah,” ujarnya.

Ia juga membeberkan bahwa, Dinas Perpustakaan saat ini juga memiliki program inovasi, yaitu CERIA (CERita Inspiratif untuk Anak), dimana dalam kegiatan ini, Ia membacakan sebuah cerita dan para peserta didik mendengarkan.

Pada akhir cerita, Aristu mengajak kepada para peserta didik untuk dapat menarik inspirasi apa yang dapat mereka petik dari cerita yang telah dibacakan. Dan Ia juga membantu para peserta dalam memberikan hikmah yang terkandung dalam cerita tersebut. Tujuan inovasi CERIA ini untuk membantu peserta didik dalam mengimplementasikan inspirasi positif dari buku dalam kehidupan keseharian mereka.

Selain membaca, dalam kegiatan ini terdapat juga permainan-permainan untuk mengasah pengetahuan, seperti sambung lagu Nasional, mengenal nama-nama pahlawan dan asalnya, dan lainnya. Hal ini, menurut Aristu, bertujuan untuk mengajak para peserta didik untuk mencintai Tanah Air Indonesia dan mengurangi dampak negatif akibat kemajuan tehnologi aplikasi yang banyak diperoleh di dunia maya seperti tiktok dan sejenisnya.

“Pada dasarnya, buku adalah sumber informasi yang dapat dipercaya dibanding informasi di media pencarian seperti google dan sejenisnya, karena pada buku, sebelum dapat diterbitkan membutuhkan proses seperti editing dan informasi dari sumber yang dapat dipercaya,” tandas Aristu Frisian. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Trending LUWU TIMUR