Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

KABAR PEMDA

Pemkab Luwu Timur Gelar Sosialisasi Penyusunan GDPK Lima Pilar

badge-check


					Pemkab Luwu Timur Gelar Sosialisasi Penyusunan GDPK Lima Pilar Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) menggelar kegiatan Sosialisasi Penyusunan Grand Design Pembangunan Keluarga (GDPK) lima pilar, yang dibuka oleh Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Thahir, didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB), Hj. Puspawati, Kepala Bapelitbangda, Dohri Asari, bertempat di Wisma Golden House, Malili, Rabu (28/09/2022).

Hadir dalam kegiatan itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), DP2KB, Dinas Kesehatan, Dinsos P3A, Diskominfo-SP, Disdukcapil, Dinas PUPR, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perumahan, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja,  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta para pemateri sosialisasi ; Prof. Tahir Kasnawi, Zaenuddin Rahma, Prof. Dr. Syamsu Nujum dan Fadila Ratu Pratiwi.

Pada kesempatan itu, Staf Ahli Pembangunan menyampaikan apresiasi dengan diadakannya sosialisasi tersebut dan ia berharap nantinya dapat menjadi rujukan dalam membuat perencanaan.

“Peningkatan kualitas penduduk sangat penting dilakukan, untuk mendorong kemajuan dan perkembangan suatu daerah, khususnya di Lutim melalui GDPK ini,” kata Rapiuddin.

Baca Juga:
Budiman Terima Peserta Jamnas Sekaligus Lepas Kontingen Peran Saka Tingkat Nasional

Sementara itu, Kepala Dinas P2KB Luwu Timur, Hj. Puspawati dalam laporannya mengatakan, dengan memperhatikan karakteristik penanganan persoalan kependudukan yang cenderung jangka panjang serta sistem perencanaan pembangunan nasional dan daerah. Maka Grand Design Pembangunan Keluarga dinilai berpotensi menjadi landasan penanganan persoalan kependudukan yang terencana, sistematis dan berkesinambungan.

“Dokumen GDPK yang berisi lima pilar tersebut, dianggap penting sebagai alat bantu dalam memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan di bidang kependudukan,” jelasnya.

Menurut Hj. Puspawati, GDPK diperlukan sebagai arah kebijakan kependudukan dan master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia dan pengurangan kemiskinan di Lutim.

“GDPK dapat disusun dengan baik jika ada koordinasi dan kerjasama yang baik dari semua pihak yang terlibat,” tutupnya.

Adapun lima pilar dalam GDPK yang dimaksud adalah ; pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pembangunan keluarga, penataan administrasi penduduk dan penataan pesebaran penduduk. (hel/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM