Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

KABAR PEMDA

Ketua DWP Lutim Buka Sosialisasi Tupoksi Kader Posyandu se-Kecamatan Tomoni

badge-check


					Ketua DWP Lutim Buka Sosialisasi Tupoksi Kader Posyandu se-Kecamatan Tomoni Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Mewakili Ketua TP PKK kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriaty, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Hj. Masrah Bahri Suli didampingi Camat Tomoni, Catur Dyan Sintawati, Ketua TP PKK Kecamatan Tomoni dan Kepala Bidang Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Muzakkir membuka secara resmi Sosialisasi tugas dan fungsi bagi Kader posyandu yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), di Aula Kantor Camat Tomoni, Selasa (13/08/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus TP PKK Kecamatan Tomoni, Pengurus TP PKK Desa se-Kecamatan Tomoni, TP PKK Kabupaten Lutim, para kader Posyandu Kecamatan Tomoni, dan Pemateri yakni Fungsional Kesmas Dinas Kesehatan dan Fungsional Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Baca Juga:
Sekda Lutim Minta Dana BKK Digunakan Secara Bijak

Dalam sambutannya, Masrah Bahri Suli mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar kader posyandu lebih digiatkan lagi dan masing-masing desa lebih diaktifkan kegiatannya melalui Dasawisma.

“Peran kader posyandu adalah bagaimana mengajak masyarakat untuk berkunjung ke posyandu. Karena posyandu adalah milik masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan agar para kader posyandu dapat berperan aktif untuk menurunkan bayi yang lahir dengan kategori stunting. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menjaga gizinya tetap terpenuhi mulai dari hamil hingga secara rutin kw posyandu.

“Inilah peran kita sebagai kader posyandu untuk mengajak masyarakat supaya setiap bulan ke posyandu sampai anaknya berusia lima tahun,” jelasnya.

Fungsional Kesmas Dinas Kesehatan, Rahma Rahim dalam paparannya menjelaskan, posyandu berfungai sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam alih informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat dan antara sesama masyarakat dalam rangka mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

“Selain itu, sosialisasi ini maksudkan sebagai acuan bagi petugas posyandu dalam penyelenggaraan posyandu,” tandasnya. (hel/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM