Menu

Mode Gelap
CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji Hasil Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang Kongo, Inggris Atasi Kroasia

LUWU TIMUR

DPRD Lutim Kunjungi Sediment Pond CLM

badge-check


					DPRD Lutim Kunjungi Sediment Pond CLM Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Menindaklanjuti rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar komisi III DPRD Luwu Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dilakukan kunjungan ke lokasi sediment pond miliki PT. Citra Lampia Mandiri (CLM). Kunjungan  berlangsung Selasa (30/11/2021)  dipimpin ketua Komisi III DPRD Luwu Timur Badawi Alwi.

Selain itu juga nampak dalam kunjungan 2 legislatot Luwu Timur dari komisi III yakni Andi Baharuddin dan Alpian. 

“ Kami melihat langsung ke lokasi pertambangan PT.CLM , khususnya pada bagian sediment pond. Aliran air dari sediment pond CLM sangat jernih dan mengalir ke Sungai Pongkeru. Hal berbeda justru terlihat di Sungai Pongkeru  dimana kondisi airnya sangat keruh,” Papar Badawi Alwi ketua komisi III DPRD Luwu Timur dalam keterngan persnya kepada awak media.

Baca Juga :

https://timur-online.com/rdp-dprd-clm-akan-ada-kunjungan-lapangan/

Legislator Golkar ini menambahkan, dirinya memang menemukan adanya fakta berbeda setelah peninjauan di lapangan untuk menelusuri keluhan masyarakat perihal keruhnya Sungai Malili dalam beberapa hari terakhir.

Dalam kunjungan ini dua blok  sediment pond yang didatangi tim DPRD dan Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur. Kedua blok itu adalah blok Landau dan blok Kande Api.

“ Kalau di blok Landau sediment pondnya sudah terbangun, bahkan ada pembuatan kolam yang dibuat CLM guna menampung limpasan air pada pembukaan lahan baru seluas 25 hektare. Air dari kolam genangan ini yang dialirkan lagi masuk ke genangan sebelum ke sediment pond,” tandasnya.

“ Tadi juga telah kami sarankan kepada manajemen CLM agar sediment pond yang tengah dibangun bisa dibenahi lagi, utamanya sistem pengendapan lumpur agar lebih dimaksimalkan. Buangan airnya sudah jernih hanya pembenahan saja terkait pengendapan lumpur yang bisa lebih diperhatikan.” Katanya lagi.

Pembenahan yang dimaksud adalah setiap pintu air pada petakan sediment pond dipasangi batu agar lumpur yang terbawa air disa dikendalikan melalui sistem penyaringan yang berlapis tersebut.

Terpisah, General Manager (GM) PT. CLM, Freddy Napitupulu mengapresiasi kunjungan DPRD dan DLH Luwu Timur.

“ Kami (perusahaan) siap menindaklanjuti saran dari tim yang berkunjung guna perbaikan.” Kata Freddy.

Usai dari blok Landau, kunjungan berlanjut ke blok Kande Api. Di blok ini seluruh sediment pond telah berfungsi dengan baik. “ kami mengamati dari atas air sangat merah dan keruh. Namu saat memasuki di pond A, B hingga ke pond c dan D kondisi air sudah jernih.

“ Ini menunjukkan bahwa sistem penyaringan lumpur sudah berjalan baik . Buangan air inilah yang dilepas dan mengalir ke Sungai Pongkeru,” tambah Andi Baharuddin, anggota komisi III DPRD Luwu Timur.

Kunjungan lapangan komisi III DPRD Luwu Timur juga didampingi kepala bidang Penaatan Lingkungan Luwu Timur, Natsir Dj, kepala teknik tambang PT. CLM  Ahmad Sujana serta Freddy Napitupulu. (Ril/Red).

Baca Lainnya

CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security

19 Juni 2026 - 14:41 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL