Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Tahun Ini, Lutim Siap Ekspor Lada

badge-check

Tahun Ini, Lutim Siap Ekspor Lada Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Tim Eksport Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menggelar Fokus Group Discussion (FGD) dalam rangka membahas rencana ekspor lada pada tahun ini.

FGD tersebut terlaksana di Cafe Villa-Q Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Rabu (06/10/2021).

FGD tersebut di pimpin Asisten Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur, Senfry Oktavianus selaku Ketua Tim Ekspor, yang turut dihadiri Dinas Pertanian Lutim, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Lutim, Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian Lutim, Bea Cukai Malili, Syahbandar Lutim, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN),  Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG), dan PT. Pelangi Cahaya Mustika.

Baca Juga :

PPID Lutim Presentasikan KIP di IK Sulsel

Ketua Tim Ekspor Lutim, Senfry Oktavianus menyebutkan bahwa, kegiatan ini merupaka salah satu upaya dalam mendorong eksistensi komoditi lada sebagai salah satu komoditi perkebunan strategis Luwu Timur melalui sinergitas seluruh elemen yang bergerak di komoditi lada mulai hulu hingga hilirnya.

“Salah satu yang terus kita fasilitasi adalah dengan mendorong kegiatan ekspor langsung dari Kabupaten Luwu Timur,” tambah Senfry.

Kadis Pertanian Lutim, Amrullah Rasyid mengatakan, ekspor merupakan salah satu solusi dalam rangka meningkatkan daya saing suatu produk.

“Tentunya Kabupaten Luwu Timur sebagai daerah penghasil lada harus bisa melakukan ekspor sendiri melalui pemberdayaan pelaku-pelaku usahanya,” sebut Amrullah.

Sementara Sainab dari PT. Pelangi Cahaya Mustika mengungkapkan bahwa. salah satu Jenis produk lada yang sangat potensial di pasar eropa adalah lada hitam (black paper).

” Selama ini kami telah menjalin perdagangan dengan pasar eropa, sehingga kedepan kerjasama tersebut perlu terus kita tingkatkan.” tuturnya.

Adapun hadil dari FGD tersebut, Tim Ekspor Kabupaten Luwu Timur mengagendakan ekspor lada pada momentum Hari Pahlawan November tahun 2021.

“Dengan kerjasama seluruh tim yang ada, kita berharap pada momentum tersebut. Luwu Timur akan kembali melepas ekspor komoditi lada setelah beberapa waktu yang lalu melepas ekspor rumput laut.” tutup Kadis Pertanian. (ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM