Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

Diskusi Investasi Dalam Perspektif Islam

badge-check


					Diskusi Investasi Dalam Perspektif Islam Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Bupati Luwu Timur, H. Budiman memandu acara diskusi usai mendengarkan ceramah subuh terkait investasi dalam perspektif Islam yang dibawakan Dosen ekonomi Unhas, Prof. H. Alimuddin di Masjid Babul Khair Desa Puncak Indah Malili, Minggu (04/07/2021).

Dalam tausiyahnya, Prof. Dr. H. Alimuddin mengatakan, investasi dalam perspektif Islam tidak sama dengan logika konvensional. Ia mencontohkan jika merujuk pada logika konvensional, investasi senilai Rp. 100 juta misalnya itu maka paling tidak hasil dari investasinya juga harus dalam bentuk uang atau materi.
 
Sementara jika merujuk pada logika agama, investasi dalam Islam dipandang sebagai usaha maksimal dalam rangka meraih kehidupan yang lebih baik di dunia. Kemudian semua materi dan kebahagiaan di dunia itu dipergunakan sebagai sarana untuk meraih kebahagiaan di akhirat.
 
“Investasi dalam islam itu seperti bersedekah. Sedekah itu seperti menanam. Satu pohon yang kita tanam maka cabangnya akan semakin banyak dan berkembang. Seperti itu juga harta yang diamanahkan kepada kita, harus berkembang dan memberi manfaat untuk orang lain,” katanya.
 
Baca Juga : https://timur-online.com/mahasiswa-unhas-kkn-tematik-di-lutim-pemda-semoga-bisa-membantu/
 

Prof Alimuddin : Riba Merusak Pandangan Islam Tentang Investasi

 
Ia menambahkan, praktek riba itu merusak pandangan Islam tentang investasi. Namun Islam hadir memberikan arahan serta batasan-batasan mengenai kegiatan investasi.
 
“Intinya, kegiatan investasi  tidak hanya bertujuan duniawi saja namun juga bernilai ibadah yang dapat membawa para pelaku investasi meraih ketenangan batin dan keberkahan di dunia dan akhirat,” ungkapnya.
 
Lanjut Alimuddin, dalam salah satu riwayat hadits bahwa ada dua malaikat yang selalu turun mendampingi setiap manusia setiap harinya.
 
Dalam logika konvensional, menginvestasikan harta  akan bertambah secara materi juga sementara dalam pandangan Islam, investasi itu seperti sedekah yang dikeluarkan untuk digunakan dan dimanfaatkan bagi kehidupan dunia dan menopang pula untuk kehidupan akhirat.
 
“Zakat itu berbeda dengan sedekah. Zakat itu haknya Allah yang wajib dikeluarkan sementara sedekah itu murni dari manusia sendiri yang dikeluarkan dengan niat yang tulus dan ikhlas,” jelasnya.
 
Sementara Bupati Luwu Timur, H. Budiman mengapresiasi kegiatan ceramah dan diskusi ini. Menurutnya, perlu mengagendakan kegiatan seperti ini secara berkala .
 
“Kedepan akan kita agendakan kembali kegiatan serupa dengan tema yang berbeda lagi,” tutupnya.
 
Ceramah dan diskusi Investasi dalam perspektif Islam ini juga menghadirkan Sekda, H. Bahri Suli, Kepala Kantor Kementerian Agama, H. Misbahuddin, para Kepala OPD dan Kepala Desa Puncak Indah, Muh. Cakkir beserta jamaah sholat subuh. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM