Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Pemkab – Vale Evaluasi Program PKPM

badge-check

Pemkab – Vale Evaluasi Program PKPM Perbesar

Laporan : Rs

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerjasama dengan PT. Vale Indonesia melakukan Rapat Koordinasi terkait Evaluasi Pelaksanaan Program PKPM di Empat Kecamatan Tahun 2020. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sasana Praja, Kantor Pemkab Luwu Timur, Selasa (05/01/2021).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama General Manager Social Development Program PT. Vale Indonesia, Ardian Indra Putra dan Asisten Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur, Senfry Oktavianus.

Selain itu, turut hadir pula beberapa Kepala OPD terkait yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andi Tabacina Ahmad dan Kepala Dinas DPMD, Halsen, Tim Koordinasi Kabupaten PPM PKPM PT. Vale Indonesia, perwakilan Camat serta para pelaksana/pelalu PKPM Luwu Timur yang berada di lokasi pemberdayaan PT. Vale Indonesia.

Membuka sambutannya, Irwan Bachri Syam mengajak segenap masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan guna mencegah semakin luasnya penyebaran Covid-19 di Luwu Timur. Ia mengingatkan kembali bahwasanya tingkat penularan wabah covid-19 di Bumi Batara Guru belum mereda bahkan mulai ada peningkatan kasus kematian.

Lebih lanjut mengenai evaluasi pelaksanaan Program Pengembangan Kawasan Desa Mandiri (PKPM) PT.Vale, Irwan mengatakan bahwa, tujuan awal program-program kemandirian masyarakat yang digagas oleh PT. Vale merupakan program jangka panjang yang dimana bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap perusahaan tambang. Program tersebut diharapkan bisa menjadi sumber ekonomi strategis bagi masyarakat dan tentunya juga sebagai sumber pemasukan daerah dimasa depan.

“Telah dibentuk kluster-kluster yang berada 10 kawasan pemberdayaan PT. Vale sesuai dengan potensi yang ada di masing-masing kawasan. Kawasan-kawasan ini saya minta agar bisa lebih memfokuskan diri dalam menyusun program-program sesuai potensi masing-masing,” tambahnya.

Ardian Indra putra selaku GM social development program PT. Vale menuturkan bahwasanya ada beberapa isu yang muncul dilapangan terkait pelaksanaan program PKPM, diantaranya perubahan spesifikasi program yang belum terkonfirmasi antara perencanaan dengan pelaksanaan kegiatan, hal itu telah difasilitasi dan telah terselesaikan.

Selain itu, aspek lahan yang kurang sesuai dengan program, seperti area penanaman pohon mangrove di Kecamatan Malili yang tidak maksimal juga akan di riset kembali menyangkut kualitas bibitnya. PT. Vale juga akan terus membuat terobosan lain baik dari sisi teknologi baru demi menunjang pelaksanaan PKPM Luwu Timur.

Menurut laporan evaluasi yang dipaparkan oleh Laode Ichman selaku tim koordinasi PPM PKPM PT. Vale, realisasi fisik PKPM terhitung dari 2018 sampai dengan 2020 sebagian besar telah terlaksana dengan baik. Adapun yang belum terealisasikan masih terbentur dengan masalah pengadaan lahan untuk program. Sementara laporan realisasi program yang masih berlangsung prosesnya di tahun 2020 kemarin telah hampir menelan biaya Rp. 32 miliar rupiah.

Terkait dengan adanya beberapa masalah yang muncul di aspek perencanaan, pelaksanaan dan pengelolaan, Irwan meminta agar segera diselesaikan secepat mungkin.

Bumdes, Bumdesma serta Pemerintah daerah bersama-sama membuat program di kawasan pemberdayaan PT. Vale yang berada di 4 Kecamatan dan 39 Desa di Luwu Timur diharapkan tetap sejalan dengan program PT. Vale dalam pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 20:54 WITA

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Trending KRIMINAL