Menu

Mode Gelap
Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa, Progres HPAL Terus Menguat Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale

LUWU TIMUR

43 Komunitas Bonsai se-Luwu Timur Ikuti Pameran Bonsai di Malili

badge-check


					43 Komunitas Bonsai se-Luwu Timur Ikuti Pameran Bonsai di Malili Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor    : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Sebanyak 130 tanaman Bonsai dipamerkan oleh Komunitas Pecinta Bonsai Batara Guru (Kopi Baru) Kabupaten Luwu Timur di 43halaman Warkop Tanah Abang Puncak Indah, Malili. Tanaman Bonsai itu hasil karya 43 peserta pecinta Bonsai se Luwu Timur. Kegiatan pameran itu dibuka langsung Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler, Senin (24/08/2020).

Ketua Panitia Pelaksana Pameran, Fadly Gani mengatakan, kegiatan pameran ini untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 dengan tema “Kita Membumikan Bonsai di Bumi Batara Guru Kabupaten Luwu Timur”. Acara pameran ini berlangsung selama dua hari 24-25 Agustus 2020.
 
Ketua Kopi Bonsai Baru, H. Amran Syam mengatakan, tujuan pameran ini mendasari lahirnya wadah bonsai pertama di Luwu Raya ini. Menurutnya, Bumi Batara Guru ini sangat kaya akan aneka tanaman sehingga atas dasar itulah di bentuk komunitas bonsai karena melihat peluang ini.
 
“Wadah bonsai ini kita harapkan Luwu Timur bisa menuju pentas dunia. Aneka tanaman bonsai ini asli khas Luwu Timur dan telah diolah oleh seniman bonsai sehingga inilah hasilnya, maha karya yang luar biasa,” tambahnya.
 
Kedepan, kata Ketua DPRD Luwu Timur ini, Kopi Bonsai akan kembali menggelar festival Bonsai dengan skala Nasional yang rencananya akan dipusatkan di pinggir Sungai Malili sehingga menambah suasana pameran Bonsai yang lebih indah.
 
Sementara Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler saat membuka pameran Bonsai mengatakan, Bonsai merupakan tanaman yang sejak dulu diburu masyarakat karena unik dan menarik. Oleh karena itu, Bupati mengapresiasi kegiatan pameran Bonsai ini sebagai sebuah daya tarik bagi Luwu Timur utamanya disektor Pariwisata.
 
“Bonsai, disamping hoby, bisa menambah nilai ekonomis jika telaten menata bonsai tersebut, tapi saya ingatkan, jangan merusak hutan kalau pergi mencari bonsai dihutan. Yang pasti, kami sangat mendukung kegiatan komunitas Bonsai ini,” jelasnya.
 
Pembukaan pameran ditandai pengguntingan Pita oleh Bupati Luwu Timur yang dilanjutkan dengan persembahan singkat terkait teknik mengolah Bonsai.
 
Acara juga di hadiri Wakil Ketua DPRD, H. M. Siddiq BM dan Usman Sadik, beberapa anggota DPRD seperti Sarkawi A. Hamid, Rully Heriawan, Harisah Suharjo, beberapa Kepala OPD dan masyarakat pecinta Bonsai. (hms/ikp/kominfo)

Lainnya

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Trending CLM