18 Tahun Kini Usianya, Capaian IPM Luwu Timur Meningkat

oleh -29 views

Penulis : Aqil RDj

Tepat Tanggal 3 Mei 2021, Kabupaten Luwu Timur, Propinsi Sulawesi Selatan genap berusia 18 tahun atau tepatnya pada tanggal 3 Mei 2003 lalu, wilayah yang diberi julukan Bumi Batara Guru ini resmi memisahkan diri dari Kabupaten Luwu Utara.

Hal itu berdasarkan Keputusan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 6 Tahun 2002 tanggal 24 Mei 2002, tentang Persetujuan usul pemekaran Luwu Utara. Gubernur Sulawesi Selatan menindaklanjuti dengan mengusulkan pembentukan Kabupaten Luwu Timur dan Mamuju Utara kepada Menteri Dalam Negeri melalui Surat Nomor 130/2172/Otoda tanggal 30 Mei 2002.

Kini diusianya yang menyentuh “dewasa”, Kabupaten Luwu Timur terus mengalami kemajuan yang signifikan di berbagai sektor baik itu infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian dalam arti luas, kebudayaan dan kepariwisataan.

Prioritas pembangunan yang mengarah semua sektor tersebut menunjukkan bahwa komitmen pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam percepatan dan pelaksanaan pembangunan berdasarkan prinsip adil dan merata.

Kita lihat saja, pembangunan itu bukan hanya merata di perkotaan tapi justru menyentuh hingga ke pedesaan. Jalan-jalan yang biasanya hanya bisa dilewati dengan berjalan kaki, kini bukan hanya motor, kendaraan roda empat pun bisa melaluinya. Hal itu tentu berdampak positif terhadap kehidupan masyarakatnya yang bergantung pada pertanian, perkebunan dan perikanan. Ada akses kemudahan yang memobilisasi hasil pertanian, perkebunan dan tentunya perikanan.

Begitu pula kemudahan akses di sektor kesehatan dan pendidikan. Nah, tentu keberhasilan tersebut merupakan salah sati indikator capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Tenggara (Sultra) ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Luwu Timur, serta berdasarkan hasil penghitungan IPM menggunakan nmetode baru, angka IPM Kabupaten Luwu Timur Tahun 2018 sebesar 72,16, menempati peringkat 4, memiliki peringkat yang sama dari tahun sebelumnya, dengan nilai IPM pada tahun 2017
adalah sebesar 71,46. Pembangunan manusia di Kabupaten Luwu Timur sejak tahun 2015 sudah berstatus tinggi. Selama periode 2014-2018 angka IPM Kabupaten Luwu Timur selalu berada diatas IPM Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, IPM Kabupaten Luwu Timur setiap tahun selalu mengalami peningkatan.

BACA JUGA :  Di Khutbah Idul Fitri, Bupati Lutim Ajak Warga Doakan Mendiang Husler

Gambar 3.1 Perbandingan IPM Sulawesi Selatan dengan Luwu Timur

Tahun Luwu Timur Sulsel Ket
2014 69.75 68.49  
2015 70.43 69.15  
2016 70.95 69.76  
2017 71.46 70.34  
2018 72.16 70.90  

Untuk jajaran kabupaten/kota di wilayah luwu raya, IPM Kabupaten Luwu Timur tahun 2018 berada pada posisi mkedua setelah Kota Palopo. Sejak periode 2010 hingga 2018 capaian IPM tertinggi di wilayah luwu raya dicapai oleh Kota Palopo. Pada tahun 2018 IPM Kota Palopo mencapai 77,30, kemudian pada posisi kedua adalah Kabupaten Luwu Timur dengan capaian sebesar 72,16 dan posisi ketiga di wilayah luwu raya adalah Kabupaten Luwu dengan capaian IPM sebesar 69,60

Kab/Kota AHH (Tahun) HLS (Tahun) RLS (Tahun) Pengeluaran per Kapita IPM
Luwu 69,84 13,3 7,97 9.705 69,60
Tana Toraja 72,8 13,5 7,94 7.087 67,66
Luwu Utara 67,9 12,39 7,53 11.429 68,79
Luwu Timur 70,03 12,81 8,45 12.346 72,16
Toraja Utara 73,09 13,35 7,76 7.783 68,49
Kota Palopo 70,49 15,06 10,51 12.662 77.30
Sulawesi Selatan 70,08 13,34 8.02 10.814 70,90

Pertumbuhan IPM Luwu Timur Selama 8 Tahun

Pembangunan manusia di Kabupaten Luwu Timur memperlihatkan perkembangan yang baik dari tahun ke tahun. Perkembangan IPM menunjukkan semakin membaiknya pembangunan manusia secara umum di Kabupaten Luwu Timur. Dilihat dari trennya., IPM Kabupaten Luwu Timur mengalami kenaikan. Dalam delapan tahun (2011-2018), terjadi kenaikan 3,22 poin

Tahun IPM Pertumbuhan IPM
2011 68.94 0,68
2012 69.34 0,57
2013 69.53 0,27
2014 69.75 0,32
2015 70.43 0,98
2016 70.95 0,73
2017 71.46 0,72
2018 72.16 0,98

 Tentu dengan peningkatan IPM dari tahun ke tahun di Luwu Timur mendapat dampak yang baik bagi masyarakat khususnya mengangkat taraf ekonomi warga. Bupati Luwu Timur, H.Budiman yang belum lama ini dilantik hasil Pilkada 2020 lalu, diberbagai kesempatan meminta dukungan dari seluruh unsur elemen dan stakeholders masyarakat agar bersama-sama membangun Bumi Batara Guru menuju cita-cita mulia. (Red)    

BACA JUGA :  Di Khutbah Idul Fitri, Bupati Lutim Ajak Warga Doakan Mendiang Husler

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *