Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

DPRD Lutim Kunker ke Kolut Bicarakan Keruhnya DAS Pongkeru

badge-check

DPRD Lutim Kunker ke Kolut Bicarakan Keruhnya DAS Pongkeru Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Kolaka Utara, Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (09/06/2021)

Kunker dalam rangka konsultasi terkait penyebab keruhnya air di daerah aliran Sungai Pongkeru Kecamatan Malili.

” Kedatangan kami ingin mempertanyakan terkait sering keruhnya DAS Pongkeru hingga ke Sungai Malili. Kami telah berkonsultasi dengan pihak PT. CLM terkait hal ini, dan mereka katakan bukan hanya mereka yang menjadi sumber masalah ini. Disisi lain, kami tahu bahwa Sungai Larui yang berada di Kolaka Utara ini juga terhubung dengan DAS Pongkeru,” Ujar Anggota DPRD Lutim, Najamuddin dalam kunker tersebut

Baca Juga : https://timur-online.com/dprd-lutim-akan-hearing-kepala-depo-pertamina/

Senada, Anggota DPRD Lutim lainnya, Badawi Alwi memberikan saran agar Lutim dan Kolaka Utara bisa duduk bersama membicarakan hal ini.

Menjawab hal itu, Pemerintah Kolaka Utara dalam hal ini Dinas Lingkungan hidup melalui Kepala Bidang (Kabid) Lingkungan Hidup, Alamsyah mengungkapkan tidak ada aktivitas penambangan di daerah Larui sehingga Kolaka Utara belum bisa disebut penyumbang kekeruhan air di DAS Pongkeru.

” Sungai Larui memang berada di hulu Das Pongkeru, dan di daerah Larui memang ada IUP  tapi sampai sekarang belum ada aktivitas penambangan,” Bantahnya.

Terakhir, Ketua DPRD Kolaka Utara, Buhari menyimpulkan dua hal yang tercapai dalam pertemuan tersebut adalah, Pemerintah Luwu Timur dan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara sama -sama menghadap ke TKPSDA Pompengan Larona untuk meginvestigasi apa sesugguhnya penyebab kekeruhan air. (Red)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL