Menu

Mode Gelap
Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

LUWU TIMUR

Tim Akreditasi Kemenkes Pantau PKM Nuha

badge-check

Tim Akreditasi Kemenkes Pantau PKM Nuha Perbesar

Laporan : RD

LUWU TIMUR,Timuronline – Sebanyak tiga orang tim Surveyor Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia yakni  Enos Matiara, Sumartono kardjo, dan Aan Anasih, melakukan kunjungan kerja di Luwu Timur (Lutim) Senin (16/09/19).

Kunjungan tim Kemenkes RI ini dalam rangka survey Akreditasi Puskesmas (PKM) di UPTD Puskesmas Nuha guna menilai sekaligus melihat langsung kondisi Puskesmas yang ada di daerah pertambangan nikel itu, selama tiga hari mulai tanggal 16 s/d 18 September mendatang. Tim Kemenkes RI diterima oleh Asisten Administrasi Umum, Aini Endis Andrika didampingi Kadis Kesehatan, H. April, Camat Nuha Masdin, Kepala UPTD Puskesmas Nuha, Candra serta Lurah dan Kepala Desa.

Ketua tim Surveyor, Enos Matiara mengatakan, dalam pelaksanaan akreditasi Puskesmas, dilakukan beberapa item penilaian yang meliputi ; manajemen Puskesmas, penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat, dan pelayanan klinis yang merupakan upaya kesehatan perseorangan dengan menggunakan standar akreditasi Puskesmas yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Asisten Administrasi Umum, Aini Endis Andrika, mewakili Bupati Luwu Timur mengatakan, Akreditasi Puskesmas menjadi hal yang strategis karena dampak dari terakreditasinya Puskesmas adalah peningkatan pelayanan kesehatan di masyarakat, apalagi Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan di masyarakat.

Ia menambahkan, pembangunan bidang kesehatan adalah salah satu program prioritas Kabupaten Luwu Timur, dimana Pemerintah daerah selalu berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan kesehatan melalui perluasan jangkauan dan peningkatan mutu kesehatan secara berkesinambungan yang dapat dicapai melalui akreditasi Puskesmas, karena akreditasi akan membentuk setiap Puskesmas untuk memiliki sistem manajeman mutu dan pelayanan yang memenuhi standar.

“Pemerintah daerah tentunya akan mendukung penuh kinerja tim Surveyor agar bisa bekerja secara objektif profesional. Demikian juga jajaran Dinkes serta Puskesmas agar bekerja memenuhi semua persyaratan dalam akreditasi Puskesmas ini,” kata Endis.

Endis mengatakan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap, dengan reakreditasi Puskesmas ini, maka diharapkan seluruh Puskesmas yang ada memiliki keunggulan kompetitif, tertib administrasi, menjamin pelayanan yang berkualitas, memiliki kerjasama tim yang baik, khususnya dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.

“Kepada teman-teman Puskesmas agar bagaimana menjabarkan fungsi daripada Puskesmas sehingga nilainya memuaskan namun tetap dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan khususnya di UPTD Puskesmas,” tutup Endis. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya

26 Juli 2026 - 19:15 WITA

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Trending KRIMINAL