Menu

Mode Gelap
Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

LUWU TIMUR

Terkait Tabung Gas 3 Kg, IRT Ini Minta ASN Tau Diri

badge-check

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Meskipun kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg sudah tidak terjadi lagi khususnya di Malili Kabupaten Luwu Timur, namun warga meminta agar kedepan tabung gas ini hanya dinikmati oleh warga yang berhak saja atau warga yang termasuk golongan kurang mampu.

” Saya melihat di beberapa tempat (pangkalan elpiji), yang membeli tabung gas justru ada beberapa PNS (ASN,Red), sementara itu masyarakat lainnya yang berhak justru paling terakhir atau bahkan tidak dapat jatah. Nah, kalau seperti inikan lucu karena menurut saya, PNS tidak berhak lagi pake tabung 3 kg, kan ada banyak alternatif lain ada yang 5,5 kg, ada juga yang 12 kg. Yah, kita sama-sama tau dirilah,” Ujar Ny. Ros, Ibu Rumah Tangga (IRT),warga Malili, Kamis (09/05/19)

Dia meminta kepada dinas terkait untuk lebih intens dalam melakukan pengawasan penggunaan tabung berukuran mini ini.

” Terus, kita jangan hanya fokus di para PNS saja, tabung ini juga saya lihat banyak digunakan di warung-warung makan serta para pedagang-pedagang gorengan. Biasanya tiap satu warung itu, saya biasa melihat mereka pake tabung sampai 5 bahkan ada yang lebih. Saya rasa ini mi’ semua yang menyebabkan langkahnya tabung,” Ungkapnya.

Beberapa hari sebelumnya, kelangkaan tabung gas 3 kg terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur. Kelangkaan yang terjadi sepekan lebih tersebut membuat resah masyarakat khususnya ibu rumah tangga. Bahkan imbas dari kelangkaan itu, naiknya harga tabung Rp 2000 – 3000 rupiah.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dagkop-UKM), Rosmiyati Alwi meminta kepada masyarakat yang tidak berhak menggunakan tabung gas elpiji ini agar segera beralih ke tabung yang berukuran lebih besar.

” Ditabung itu kan sudah ada tulisan ” Khusus warga miskin”, jadi bukan untuk mereka yang tergolong mampu apalagi kehidupannya uda kaya, banyak harta,” Harapnya. (Redaksi)

 

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya

26 Juli 2026 - 19:15 WITA

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Trending KRIMINAL