Menu

Mode Gelap
Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

LUWU TIMUR

Pasar Rakyat Solo Mulai Beroperasi, Semoga Tidak Jadi Pasar ‘Mubazir’ Lagi

badge-check

Pasar Rakyat Solo Mulai Beroperasi, Semoga Tidak Jadi Pasar ‘Mubazir’ Lagi Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Pasar Rakyat Solo Kecamatan Angkona resmi beroperasi dan siap dimanfaatkan masyarakat. Peresmian pasar ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler dan dilanjutkan dengan memantau langsung kondisi pasar, Selasa (03/09/2019).

Pasar rakyat Desa Solo ini dibangun atas kerjasama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Luwu Timur melalui Tugas Pembantuan (TP).

Pada kegiatan ini, Bupati didampingi Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dagkop dan UKM), Rosmiyati Alwi, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sukarti, Kepala Dinas Perhubungan, Andi Makkaraka, Kepala BPBD, Zabur, Kadis Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga, Hamris Darwis, Camat Angkona, I Ketut Riawan, dan Kepala Desa Solo, Edi Sunaryo Iswanto.

Kepala Dinas Dagkop dan UKM, Rosmiyati Alwi mengatakan, pasar ini terdiri dari 18 unit kios dan 189 lods, fasilitas yang tersedia seperti toilet, ATM, fasilitas persampahan, kantor pengelola, klinik, dan rumah potong hewan dengan jumlah pedagang 100 orang.

“Dengan peresmian pasar ini, diharapkan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler mengatakan, peresmian pasar ini merupakan dukungan Kementerian Perdagangan melalui proposal yang Pemerintah daerah yang telah ajukan dan telah dibangun sejak tahun 2018 sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan hari ini resmi dimanfaatkan.

“Setelah saya diberikan amanah, komitmen saya memang meningkatkan kualitas pasar dan saya bersyukur sudah terbangun 39 pasar di Luwu Timur. Tahun ini akan ada 3 pasar lagi yang akan kita bangun sehingga totalnya nanti terbangun 42 pasar,” tambahnya.

Bupati menambahkan, pasar ini harus dimanfaatkan masyarakat. Jangan sampai dibangun dan yang jualan tidak ada. Oleh karena itu, saya tekankan Pemerintah Kecamatan dan Desa pantau pasar ini agar bermanfaat dengan baik sehingga peningkatan roda perekonomian masyarakat semakin meningkat.

“Jaga kebersihan dan rawat pasar ini dengan baik. Pengelola pasar harus berperan aktif mengawasi pemanfaatan pasar rakyat ini. Saya juga mengharapkan dukungan kepolisian untuk menjaga ketertiban di pasar,” ungkapnya. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya

26 Juli 2026 - 19:15 WITA

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Trending KRIMINAL