Menu

Mode Gelap
Vale Gelar Kickoff PPM–SDGs Desa 2025 Sebagai Komitmen Dukung Pembangunan Investasi untuk Masa Depan Bangsa: Kolaborasi Penguatan Pendidikan Tinggi di Sorowako Sertijab Enam Pejabat Jajaran Polres Lutim, Kapolres : Ini Regenerasi Sinergi TNI dan Industri untuk Hilirisasi Berkelanjutan: Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Progres Proyek Strategis Nasional PT Vale di Pomalaa PT. CLM Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat Warisan Hijau untuk Dunia: PT Vale Indonesia Lakukan Penanaman Pohon Serentak sebagai Komitmen Global Terhadap Iklim dan Keberlanjutan

LUWU TIMUR

Ngaku Dari Farmasi, Dua Wanita Berhijab Jual Produk Pembasmi Jentik Nyamuk ke Warga. Kadis Keshatan : Itu Ilegal

badge-check

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Beberapa hari ini, warga di Kecamatan Tomoni kedatangan tamu dua orang wanita menggunakan hijab. Keduanya mengaku dari pihak Farmasi dan utusan Pemerintah Luwu Timur untuk menjual produk pembasmi jentik nyamuk kepada warga seharga 20 ribu perbungkus. 

Tiap warga yang didatangi, ditawari 2 bungkus obat pembasmi jentik nyamuk sehingga warga harus merogoh kocek sebesar 40 ribu rupiah. Namun dari penampakan fisik obat tersebut, sama sekali tidak mencantumkan kalau obat itu merupakan produk farmasi dan tak ada logo Pemerintah Luwu Timur.

Salah satu warga di Kecamatan Tomoni, Nur mengatakan, harus membeli obat itu karena penjual mengaku sudah bekerjasama dengan pemerintah.

“Kita masyarakat awam ya nggak tau apa-apa. Kalau melekat kata Pemerintah kita nurut,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr. April yang dihubungi wartawan terkait kasus ini mengungkapkan kalau itu tanpa sepengetahuan pihaknya.

” Itu ilegal, kami tak tahu,” Bantahnya

Dia mengatakan kemungkinan besarnya mereka adalah hanya penjual obat keliling seperti yang selama ini banyak beredar di masyarakat.

” Kalau mereka datang, tanya dan minta izinnya. Kalau perlu tahan mereka kemudian pertemukan dengan petugas kesehatan setempat seperti puskesmas dan lain-lain. Ini tidak boleh dibiarkan, apalagi kalau obatnya membahayakan manusia,” Tegasnya (Redaksi)

 

 

Lainnya

Sertijab Enam Pejabat Jajaran Polres Lutim, Kapolres : Ini Regenerasi

4 Desember 2025 - 19:54 WITA

PT. CLM Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat

1 Desember 2025 - 20:04 WITA

Yuk Nobar, Persis Solo vs PSM Makassar Malam ini di Warkop Brother, Ada Doorprizex

29 November 2025 - 10:18 WITA

Pagar SDN 209 Mantaipi Tawakua Ambruk

27 November 2025 - 13:04 WITA

101,2 Gram Sabu Dimusnahkan Kejari Lutim, Juga Berbagai BB Lainnya

26 November 2025 - 15:26 WITA

Trending KRIMINAL