Menu

Mode Gelap
Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

KRIMINAL

Miliki Shabu 44,8 Gram, Eks Pegawai BNI Ditangkap

badge-check

3 Orang pelaku Narkoba berhasil di tangkap BNN Kota Palopo. Perbesar

3 Orang pelaku Narkoba berhasil di tangkap BNN Kota Palopo.

Laporan : AA

3 Orang pelaku Narkoba berhasil di tangkap BNN Kota Palopo.

PALOPO,Timuronline – RS, seorang wanita warga Jalan Ratulangi Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) haris berurusan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo. RS diduga adalah bandar narkoba jenis shabu dan merupakan jaringan pengedar narkoba di Kalimantan Timur.

RS tak berkutik saat petugas mendatangi rumahnya dan berhasil menemukan barang bukti berupa Satu Ball Sabu seberat 44,8750 gram, 2 paket kecil Sabu seberat 0,37 gram dan 150 lembar saset bening kecil serta 1 unit telepon genggam (HP).

” Barang haram tersebut diperoleh RS dari seseorang di Samarimnda, Kalimantan Timur. Namun pelaku mengaku tidak mengenalnya hanya selama ini komunikasi melalui telepon. Nah, dari situ RS lalu mendapatkan narkoba kemudian untuk mengelabui petugas, RS memasukkan shabu tersebut ke dalam boneka dan di bawalah ke Palopo,” Ungkap Antonius, Kepala Seksi Pemberantasan BBN Palopo, Selasa (18/06/19).

Dia melanjutkan, dari hasil interogasi, RS yang diketahui pernah bekerja di Bank BNI di Samarinda, berencana menjual barang haram tersebut ke Morowali, Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng)

Penangkapan RS sendiri berkar pengembangan kasus dua pelaku lainnya yang sebelumnya te,ah ditangkap. Mereka adalah MA dan SA. Keduanya ditangkap di pelataran Terminal Dangerakko Palopo sepekan sebelumnya saat sedang bertransaksi.

Dari ketiga pelaku tersebut, terancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2019 tentang Narkotika.

“Untuk tersangka RS dikenai ancaman pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 undang undang nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika yang ancaman hukumannya bisa sampai hukuman mati, sementara SA dijerat pasal 114 ayat 1 Jo pasal 132 ayat 1 dan MA dijerat pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 pasal 144 ayat 1,” Imbuhnya. (Redaksi)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Pelaku Curanmor di Towuti Merupakan Warga Makassar, Kerja Sebagai Buruh Bangunan

23 Juli 2026 - 20:49 WITA

Viral, Pencuri Motor di Towuti Diseret di Jalan Hingga Dapat “Tendangan Maut”

23 Juli 2026 - 13:47 WITA

Trending KRIMINAL