Timur Online – Pertama di Luwu Raya

LSP Piala Menpora Resmi Begulir, 11 Tim Ambil Bagian

Kamis, 20 Juni 2019 | 10:53 am
Posted by: Rifal Dj
Dibaca: 178

Laporan : Rd

Bupati Lutim, H.M.Thorig Husler melakukan tendangan bola perdana tanda dimulainya Liga Piala Menpora

LUWU TIMUR.Timuronline – Liga Sepakbola Pelajar (LSP) atau Liga berjenjang Piala Menpora U-14 dan U-16, hari ini Kamis (20/06/19) resmi bergulir. Sebanyak 11 tim yang bberasal dari 11 kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan ikut ambil bagian dalam liga tahunan ini.

Ketua Panitia Pelaksana, Bakara dalam laporannya mengungkapkan liga sepakbola ini akan berlangsung selama 7 hari di Lapangan Soekarno Hatta atau Lapangan Merdeka Puncak Indah Malili.

” Dalam liga ini selain para peserta berlomba menjadi yang terbaik, pula dilakukan seleksi pemain Umur 14 dan 16 tahun untuk nantinya akan mewakili Kabupaten Luwu Timur untuk berlaga di tingkat propinsi. Untuk Umur 14 tahun akan berlangsung di Kabupaten Bulukumba sementara umur 16 tahun di Makassar,” Ungkap Bakara yang juga Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga ini.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, H.M.Thorig Husler yang hadir sekaligus membuka liga tersebut secara resmi dalam sambutannya di hadapan undangan yang hadir seperti Koni Luwu Timur, Pengurus Askab PSSI Luwu Timur serta para magaer tim mengatakan liga sepakbola ini merupakan agenda tahunan dari Kementerian Olahraga (Kemenpora) tujuannya selain menjalin silaturahim antar pelajar di Luwu Timur pula untuk mencari serta menghasilkan bibit-bibit pesepakbola handal yang nantinya akan memperkuat Indonesia.

” Jadi kegiatan ini sesungguhnya sangat penting mengingat prestasi sepakbola kita baik itu di Luwu Timur, Sulawesi Selatan dan Indonesia pada umumnya belum bisa berbicara banyak di kanca persepakbolaan. Kita masih tertinggal dibanding negara-negara lain. Nah, mulai dari sinilah kita akan mencari pesepakbola handal,” Kata Husler

Dia berpesan kepada seluruh peserta agar tetap bermain secara sportif dan menunjukkan bakat skill bermain sepakbolanya.

” Kalau main bola itu pasti ada kontak fisik secara langsung, badan ketemu badan, betis ketemu betis, kaki apalagi namun bukan berarti kita harus main kasar. Tetap junjung sportifitas karena itulah yang terpenting dalam sepakbola. Rivalitas itu jadikan sebagai penyemangat untuk mempertontonkan permainan sepakbola yang indah,” Harapnya. (Redaksi).

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

Timur-online.com - Pertama di Luwu Raya Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.  
error: oiii,,ga boleh copas
Lewat ke baris perkakas