Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

Ketua TP PKK Lutim Apresiasi Inovasi Pospenting

badge-check


					Ketua TP PKK Lutim Apresiasi Inovasi Pospenting Perbesar

LUWU TIMUR, TimuKetua Tim Penggerak Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Hj. Sufriaty didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lutim, Hj. Masrah Bahri Suli, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Hj. Rosmini beserta Pengurus TP PKK Lutim, mengapreasiasi Launcing Inovasi Posyandu Pencegahan Stunting (Pospenting) dengan intervensi Pemberian Makanan Tambahan  (PMT) pangan lokal daun kelor di UPTD Puskesmas Bonepute, Kecamatan Burau, Selasa (02/08/2022).
Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty menyebutkan bahwa, inovasi ini merupakan upaya yang sangat bagus dalam rangka pencegahan dan pemulihan balita dengan kategori stunting di Bonepute.
“Mudah-mudahan dengan adanya pospenting ini, anak-anak balita yang ada di Bonepute tidak ada lagi yang terkena stunting. Selain itu, bagi balita yang dinyatakan stunting semoga dapat segera dipulihkan,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Hj. Sufriaty menyerahkan bantuan makanan tambahan bagi balita kategori stunting dan ibu hamil. Menurutnya, Hal itu merupakan stimulus yang dilakukan pemerintah agar para ibu memiliki kesadaran penuh untuk memberikan makanan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat untuk ia dan anaknya.
“Orang tua jika tidak menyadari bahwa kesehatan itu penting, tentu akan menjadi penyebab tidak berhasilnya pencegahan stunting di Lutim. Jadi antara perhatian pemerintah dengan segala fasilitas yang sudah disiapkan, harus didukung juga dengan kesadaran orang tua balita,” imbuhnya.
Baca Juga:
Asisten Pemerintahan dan Kesra Tutup Latsar CPNS Pemkab Lutim 2021
Terakhir, Hj. Sufriaty bersama rombongan juga mengunjungi dan mencicipi pelbagai makanan, cemilan dan kudapan yang berbahan dasar daun kelor. Ia berharap, agar desa lain di Lutim dapat melakukan hal yang sama, yakni membuat inovasi sebagai upaya penurunan stunting.
“Karena terkadang, anak-anak kalau dia melihat makanan berupa sayuran utuh, itu dia malas. Tapi kalau diolah seperti makanan yang lebih menarik, yakin saja bahwa mereka pasti mau mengonsumsinya,” tutupnya.
Adapun desa di Kecamatan Burau yang membuat olahan dengan bahan dasar daun kelor tersebut, di antaranya; Desa Laro dengan olahan puding daun kelor, Desa Benteng berupa Somai daun kelor dan ikan lure, Desa Asana, Desa Lewonu, Desa Lambarese, Desa Bonepute, Desa Mabonta, Desa Lanosi, dan Desa Lambara. (ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM